Ekonomi dan Bisnis

VIVA Berhasil Meningkatkan Pertumbuhan Pendapatan 9,6%

Jakarta – Induk perusahaan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), ANTV dan tvOne yakni PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) membukukan rekor pertumbuhan pendapatan yang signifikan sebesar 9,6% atau setara sebesar Rp1,21 triliun.

Presiden Direktur VIVA, Anindya Novyan Bakrie, mengatakan hasil tersebut didorong oleh hasil positif beberapa anak usaha, seiring meningkatnya porsi TV share perusahaan. “Untuk pendapatan MDIA sendiri mencapai Rp858 miliar atau tumbuh 14,6%,” kata Anindya di Jakarta, Jumat, 2 September 2016.

Sementara itu, Direktur Utama PT Intermedia Capital Tbk Erick Thohir mengatakan, hal ini membuktikan bahwa perusahaan mampu memilih konten yang tepat untuk penonton, menciptakan tren, meningkatkan TV share perusahaan dan mampu meningkatkan pertumbuhan pendapatan iklan secara signifikan.

“Bahkan beberapa program unggulan ANTV seperti Uttaran dan Anandhi menempati nomor 1 di jam tayangnya dengan meraih TV Share 25,6% dan 18,6%,” kata Erick.

Dengan menyediakan konten hiburan yang dinamis, kata Erick, pertumbuhan pendapatan di semester satu tahun ini sebesar 14,6% merupakan pertumbuhan tertinggi diantara perusahaan-perusahaan media yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Kinerja operasional ANTV sendiri telah berhasil menduduki peringkat 2 dari sisi TV share selama semester 1 2016. Bahkan sejak bulan Maret 2016, MDIA senantiasa membukukan rekor Rp191 miliar atau meningkat lebih dari 50% dari pendapatan bulan Juni 2015.

“Keberhasilan ANTV menduduki peringkat ke 2 Tv share merupakan bukti bahwa program-program ANTV berhasil diterima dengan baik oleh segmen menengah keatas. ANTV sebagai stasiun televisi hiburan unggulan pilihan wanita dan anak-anak di Indonesia akan tetap mendominasi pangsa pemirsah dengan menyajikan program-program unggulan yang berkualitas,” tuturnya. (*) Dwitya Putra

Apriyani

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

2 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

2 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

4 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

4 hours ago