Ekonomi dan Bisnis

Viu dan BEKRAF Kolaborasi Kembangkan Inovatif Ekosistem Film

Jakarta – Layanan video OTT terkemuka Viu, dan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk mengeksplorasi kolaborasi yang berfokus pada upaya untuk mendukung dan mengembangkan ekosistem film Indonesia melalui inisiatif yang disebut Filmpreneur.

Kolaborasi ini akan diwujudkan melalui sinergi di beberapa program Viu, yang meliputi: Viu Pitching Forum (VPF), acara Viu tahunan di Indonesia, yang sekarang memasuki tahun ke-3, yang didedikasikan untuk memfasilitasi ide cerita dari para profesional perfilman Indonesia untuk diproduksi sebagai Viu Originals, yang kemudian akan dipamerkan di panggung global; Viu Shorts!, festival film pendek tahunan Viu yang merayakan semangat keberagaman Indonesia, yang difokuskan untuk mengarahkan minat dan bakat anak muda Indonesia ke arah bisnis perfilman sejak usia dini; dan, BEKRAF Akatara, sebuah kegiatan forum pembiayaan dan investasi untuk perfilman Indonesia berskala nasional.

Nickhil Jakatdar, Founder and CEO of Vuclip, menyampaikan, Viu memiliki visi untuk memberdayakan dan mengembangkan ekosistem dan industri film Indonesia, yang dalam jangka panjang akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“BEKRAF, dalam nada yang sama, memiliki visi untuk membangun ekosistem kreatif yang kuat. Berdasarkan visi bersama ini, Viu dan BEKRAF telah mebangun mitra dalam inisiatif strategis Filmpreneur,” kata Nickhil di Kantor BUMN Jakarta, Senin 25 Febuari 2019.

Dengan VPF dan Viu Shorts!, Viu akan mendukung Akatara di Indonesia, dengan mensosialisasikan program Akatara dalam rangkaian kegiatan VPF, menghadirkan profesional perfilman internasional dari Viu ke Akatara untuk memberikan masterclasses dengan topik “Memproduksi Konten Lokal dengan Daya Tarik Internasional”, menyelenggarakan VPF di Akatara, serta penayangan dan forum dialog profesional Viu Originals di Akatara.

BEKRAF, melalui Akatara, akan mendukung VPF dan Viu Shorts! dengan memberikan sosialisasi VPF dalam kegiatan Akatara, membawa mentor dari BEKRAF ke VPF dan Viu Shorts! untuk memberikan workshop dengan topik “Membuat Film dengan Nilai-Nilai Komersial,” serta menyediakan pemutaran dan dialog film hasil dari Akatara di VPF dan Viu Shorts!.

Selain itu, Kepala BEKRAF, Triawan Munaf menilai, dalam upaya mendorong pembentukan ekosistem film Indonesia, BEKRAF percaya bahwa kolaborasi dengan para pemimpin industri, seperti Viu, sangat penting. Program Viu sejalan dengan Akatara Bekraf.

“Melalui Viu Pitching Forum dan Viu Shorts, Viu telah menunjukkan komitmen yang sangat kuat untuk mengembangkan ekosistem kreatif Indonesia dan memungkinkan anak-anak bangsa siap tampil dan bersaing di panggung internasional melalui platform dan jangkauan global mereka. Dengan Visi sinergis untuk mengembangkan ekosistem film Indonesia, kami sangat senang dapat bermitra dengan Viu,” ucap Triawan Munaf. (*)

Suheriadi

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

2 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

2 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

2 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

3 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

6 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

9 hours ago