Snapshot

Visa Berkolaborasi dengan BCA dan Starbucks

President Director PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman, Chief Marketing Officer Starbucks Indonesia Liryawati, dan Executive Vice President Transaction Banking Business Development PT Bank Central Asia Tbk I Ketut Alam Wangsawijaya (kiri-kanan) tengah membeli kopi cukup dengan tap kartu menggunakan Kartu Kredit BCA Visa Contactless di Starbucks Community Store Tanah Abang, Jakarta, Jumat, 10 Juni 2022. Di sela talk show Contactless Talk Tap into the Future, dipaparkan hasil studi Global Travel Intentions 2021 yang menyoroti preferensi wisatawan Indonesia untuk traveling bebas repot di masa pandemi. Perjalanan yang minim sentuh pun menjadi pertimbangan utama dalam memastikan peace of mind (48%) dan kesehatan & keselamatan (25%), serta mendorong wisatawan Indonesia mencari destinasi wisata yang menerima pembayaran kartu dan contactless saat merencanakan perjalanan.

erman subekti

Recent Posts

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

36 mins ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

1 hour ago

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

1 hour ago

GrabX 2026

Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More

1 hour ago

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

2 hours ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

2 hours ago