Prabowo dan Gibran resmi mengumumkan sebagai pasangan bakal capres dan cawapres di Pilpres 2024/istimewa
Jakarta – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah poster berisi daftar calon menteri di kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berjudul “Bocoran Daftar Menteri Prabowo-Gibran” untuk Kabinet Indonesia Emas, sejak Senin (19/2) malam.
Dalam poster kabinet menteri Prabowo-Gibran itu, berisikan 55 pos jabatan yang diisi mulai dari posisi menteri, wakil menteri hingga pimpinan lembaga setingkat menteri.
Adapun nama-nama pos jabatan tersebut, antara lain nama Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyonosebagai sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden dan wakilnya.
Baca juga: Ada Isu Reshuffle Kabinet Jokowi, Begini Respons Airlangga
Sementara itu, pada jajaran para menteri terdapat nama-nama populer, Nusron Wahid yang menempati jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Airlangga Hartarto sebagai Menko Bidang Perekonomian.
Ada juga nama Erick Thohir sebagai Menko Bidang Energi, Investasi dan Lingkungan Hidup dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menko Bidang Politik Hukum dan Keamanan.
Jabatan calon menteri lainnya diisi oleh Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menteri Pertahanan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif diisi oleh Helmi Yahya.
Menteri Sosial diisi oleh Rahayu Saraswati, Menteri Muda Sosial, Kesejahteraan Perempuan dan Anak diisi oleh Grace Natalie, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat diisi oleh Ridwan Kamil.
Baca juga: Airlangga Yakin Sri Mulyani Tak Akan Mundur dari Kabinet Indonesia Maju: Kawan Saya!
Menariknya, tidak ada nama Sri Mulyani dalam kabinet tersebut. Jabatan Menteri Keuangan diisi oleh Wishnu Wardhana.
Menanggapi hal tersebut, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka bahwa poster susunan Kabinet Indonesia Emas Prabowo-Gibran tersebut tidaklah benar
“Gak,” jawab Gibran di akun X miliknya @gibran_tweet, seperti dikutip Infobanknews, Selasa, 20 Februari 2024. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More