Moneter dan Fiskal

Viral Purbaya Usul MBG Diganti Uang, Kemenkeu: Hoaks!

Poin Penting

  • Kemenkeu menegaskan bahwa informasi Menkeu Purbaya mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) diganti uang adalah hoaks yang beredar di media sosial TikTok.
  • Kemenkeu menyebut narasi dalam unggahan viral tersebut merupakan informasi palsu, dan meminta publik tidak mempercayainya.
  • Masyarakat diimbau waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan pejabat atau pegawai Kemenkeu serta lebih bijak dalam bermedia sosial.

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa informasi yang beredar luas di media sosial terkait Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) diganti dengan uang adalah tidak benar atau hoaks.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro mengatakan, narasi dari unggahan yang viral di media sosial TikTok tersebut merupakan informasi palsu.

“Beredar unggahan pada platform media sosial Tiktok mengenai Menteri Keuangan yang mengusulkan MBG diganti dengan uang. Dengan ini kami menyatakan bahwa informasi tersebut merupakan HOAKS,” kata Deni dalam keterangannya, dikutip Senin, 8 Desember 2025.

Baca juga: Purbaya Tegaskan Revisi UU P2SK Tak Ganggu Independensi BI, OJK, dan LPS
Baca juga: Airlangga Lapor MBG Sudah Tembus Lebih dari 44 Juta Penerima

Deni juga mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan pejabat maupun pegawai Kemenkeu.

“Harap berhati-hati terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat/pegawai Kementerian Keuangan. Marilah kita bijak bermedia sosial,” tegas Deni. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Empat Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham BCIC

Poin Penting Direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memborong 162.800 saham pada 26 Februari… Read More

11 hours ago

INDEF: Inflasi Pangan Gerus Daya Beli, Picu Fenomena “Mantab”

Poin Penting INDEF menilai lonjakan harga pangan membuat masyarakat menengah bawah fokus ke kebutuhan pokok… Read More

11 hours ago

Konflik Timur Tengah Memanas, Pakar Nilai Impor Minyak AS Jadi Opsi Mitigasi

Poin Penting Pakar Universitas Padjajaran Yayan Satyakti mengusulkan Indonesia segera impor minyak mentah dari AS… Read More

12 hours ago

BI: Inflasi Februari 2026 Dipengaruhi Faktor Base Effect

Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More

12 hours ago

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More

14 hours ago

GoTo Klarifikasi soal Investasi Google dan Status Nadiem Makarim

Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More

14 hours ago