Jakarta– PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) terus melakukan transformasi digital untuk memberikan kemudahan bagi para nasabahnya dalam melakukan transaksi perbankan. Salah satunya dilakukan dengan menghadirkan fitur KYC on demand melalui aplikasi Jenius.
Digital Banking Value Proposition and Product Head BTPN, Irwan Sutjipto Tisnabudi mengatakan, dengan fitur KYC on demand di Jenius seseorang bisa membuka rekening dalam 10 menit sampai 15 menit.
“Dengan KYC on demand operator Jenius akan datang ke lokasi tujuan calon nasabah, dan dengan bermodalkan dokumen Kartu Tanda Penduduk (KTP) pengguna dapat membuka rekening BTPN melalui Jenius dalam waktu sekitar 10 menit,” jelas Irwan di Menara BTPN, Jakarta, Senin, 11 September 2017.
Irwan menambahkan, pihaknya juga terus mengembangkan digitalisasi pada pelayanan perbankan dengan mengurangi adanya tatap muka antara nasabah dan pihak perbankan, namun pihaknya harus tetap melakukan hal tersebut karena telah diatur pada regulasi.
“Tatap muka itu karena merupakan syarat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebetulnya yang disebut digital banking itu end to end. Artinya, dari buka rekening sampai transaksi tidak perlu datang ke bank,” ujar Irwan .
Irwan mengungkapkan, selain fitur tersebut, dalam jenius juga terdapat 17 fitur mulai dari tabungan dan transaksi yang bisa dimanfaatkan.
Sebagai informasi, tercatat hingga saat kini aplikasi Jenius telah diunduh di AppStore sebanyak kurang lebih 1 juta pengguna dengan total asabah Jenius per Juni 2017 sebanyak 301.000 nasabah. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More