Jakarta – Ibu Kota, DKI mulai melakukan vaksinasi Covid-19 kepada para warganya menggunakan vaksin AstraZeneca. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengungkapkan, vaksin AstraZeneca mulai digunakan setelah Pemda DKI Jakarta menerima 1,5 juta dosis vaksin dari pemerintah pusat.
“Mulai tanggal 5 Mei 2021, seluruh fasilitas pelayanan vaksinasi Covid-19 di PDKI Jakarta termasuk layanan di Puskesmas Kelurahan, RS, Klinik, Sentra Vaksin dan pelayanan vaksinasi di luar gedung Puskesmas, untuk pemberian dosis ke satu menggunakan vaksin Covid-19 dari AstraZeneca,” jelas Widyastuti pada paparan virtualnya, seperti dikutip di Jakarta.
Widyastuti menyebut hingga 3 Mei lalu sudah ada sekitar 500 ribu orang yang menerima vaksin AstraZeneca. Proses screening atau penyaringan penerima vaksin pun masih sama seperti pemberian vaksin Sinovac.
Pada kesempatan yang berbeda, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan vaksinasi AstraZeneca bakal menyasar tiga ribu pedagang serta pegawai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Ibu Kota. Proses vaksinasi tersebut diperkirakan bakal memakan waktu hingga 4 hari ke depan.
Secara keseluruhan, Pemda DKI Jakarta mencatat sudah ada sebanyak 3,5 juta warga Jakarta telah mendapatkan vaksinasi Covid-19, mulai dari tenaga kesehatan hingga pelayan publik. Jumlah ini akan terus ditingkatkan hingga mencapai 8,8 juta warga. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More