Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar as pada hari ini (23/11) dibuka pada posisi Rp14.164/US$. Angka tersebut menguat 0,01% jika dibandingkan perdagangan Jumat sebelumnya (20/11) di level Rp14.165/US$.
Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra menilai, pada pagi ini sentimen positif terlihat membayangi pergerakan aset berisiko di pasar Asia salahsatunya dari sentimen vaksinasi di Amerika Serikat (AS).
“Rencana vaksinasi covid-19 Amerika Serikat pada awal Desember 2020 memicu sentimen positif pagi ini,” kata Ariston di Jakarta, Senin 23 November 2020.
Sebelumnya, Kepala Badan Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) Dr Moncef Slaoui mengatakan, perusahaan farmasi Pfizer berencana mengajukan izin pemakaian darurat vaksin virus corona.
Dalam rencana tersebut, komite pengawas dan penasihat bagian vaksin di FDA bakal bertemu pada 10 Desember untuk membahas permintaan Pfizer. Dr Slaoui juga menjelaskan jika permintaan itu disetujui, maka vaksin Covid-19 bisa diedarkan keesokan harinya.
“Dolar AS melemah terhadap nilai tukar lainnya termasuk nilai tukar emerging markets. Indeks saham Asia juga terlihat menguat,” tambah Ariston.
Dengan begitu dirinya memandang pergerakan rupiah bisa ikut terdorong menguat hari ini dengan potensi kisaran Rp14.100/US$ hingga Rp14.200/US$.
Sebagai informasi saja, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (23/11) kurs rupiah berada pada posisi Rp14.164/US$ terlihat menguat dari posisi Rp14.228/US$ pada perdagangan Jumat kemarin (20/11). (*)
Editor: Rezkiana Np
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More