Jakarta – Beberapa masyarakat dan tenaga kesehatan sering kali salah paham mengenai cara kerja dan fungsi Vaksin Covid-19 yang benar. Tidak jarang, masyarakat menganggap bahwa vaksinasi memberi kekebalan terhadap penyakit tertentu. dr. Tirta Mandira Hudhi, Relawan Kemenkes menjelaskan, pemahaman ini adalah sebuah kesalahan karena vaksin tidak memberikan kekebalan.
“Semua vaksin itu bukan membuat tubuh kita kebal akan penyakit. Vaksin itu tugasnya adalah membuat imun tubuh kita beradaptasi, sehingga ketika terkena penyakit tertentu, gejalanya ringan dan tidak berat,” tegas dr. Tirta dalam diskusi virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube Lawan Covid19 ID, 26 Januari 2021.
dr. Tirta mencontohkan, ada beberapa penyakit yang sudah ada vaksinnya namun masih memiliki kemungkinan untuk menjangkiti seseorang, seperti influenza. Menurutnya, meski bisa terjangkit, vaksin akan bertugas melemahkan kemampuan virus tersebut sehingga tidak berakibat fatal.
“Saya sudah sering, bahkan 3 kali di vaksin influenza sejak kecil, tetapi tetap kena Influenza waktu kuliah. Walau demikian, 3 hari saja saya sudah sembuh. Ini tugasnya vaksin, yaitu untuk melemahkan kemampuan virus dalam menginfeksi tubuh,” katanya.
Lebih jauh, ia mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan sampai kekebalan komunitas tercipta. Kekebalan komunitas akan tercapai ketika program vaksinasi nasional sudah mencapai 70%. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More
Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More