Jakarta – Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dikabarkan berpotensi untuk menjadi booster sebagai vaksin dosis ketiga. Hal tersebut diungkapkan oleh Peneliti Utama Tim Vaksin Nusantara, dr Jonny.
Ia menilai, vaksin nusantara tidak bertentangan dengan vaksin yang sudah didistribusikan pada masyarakat. Sehingga vaksin ini berpotensi untuk menjadi booster di dosis ketiga.
“Itu jauh lebih bagus karena vaksin yang diberikan oleh vaksin konvensional itu untuk menimbulkan imunitas antibodi. Tapi vaksin yang kita berikan (Vaksin Nusantara) untuk menimbulkan imunitas seluler,” jelasnya beberapa waktu lalu.
Lebih jauh, Jonny menjelaskan, Vaksin Nusantara yang berbasis dendritik sel ini mampu menciptakan imunitas seluler. Sel Dendritik memang tidak mengeluarkan antibodi, namun sel ini mempunyai memori terhadap Covid-19 sehingga mampu mengkomunikasikan bentuk kuman Covid-19. Alhasil, virus akan dikenali oleh tubuh ketika seseorang terinfeksi Covid-19.
Meskipun demikian, pemerintah belum mengkonfirmasi potensi Vaksin Nusantara sebagai booster. Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi juga belum bisa memastikan hal ini. (*)
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More
Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More