Jakarta – Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dikabarkan berpotensi untuk menjadi booster sebagai vaksin dosis ketiga. Hal tersebut diungkapkan oleh Peneliti Utama Tim Vaksin Nusantara, dr Jonny.
Ia menilai, vaksin nusantara tidak bertentangan dengan vaksin yang sudah didistribusikan pada masyarakat. Sehingga vaksin ini berpotensi untuk menjadi booster di dosis ketiga.
“Itu jauh lebih bagus karena vaksin yang diberikan oleh vaksin konvensional itu untuk menimbulkan imunitas antibodi. Tapi vaksin yang kita berikan (Vaksin Nusantara) untuk menimbulkan imunitas seluler,” jelasnya beberapa waktu lalu.
Lebih jauh, Jonny menjelaskan, Vaksin Nusantara yang berbasis dendritik sel ini mampu menciptakan imunitas seluler. Sel Dendritik memang tidak mengeluarkan antibodi, namun sel ini mempunyai memori terhadap Covid-19 sehingga mampu mengkomunikasikan bentuk kuman Covid-19. Alhasil, virus akan dikenali oleh tubuh ketika seseorang terinfeksi Covid-19.
Meskipun demikian, pemerintah belum mengkonfirmasi potensi Vaksin Nusantara sebagai booster. Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi juga belum bisa memastikan hal ini. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More