Categories: COVID-19 Update

Vaksin Nusantara Berpotensi Jadi Booster

Jakarta – Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dikabarkan berpotensi untuk menjadi booster sebagai vaksin dosis ketiga. Hal tersebut diungkapkan oleh Peneliti Utama Tim Vaksin Nusantara, dr Jonny.

Ia menilai, vaksin nusantara tidak bertentangan dengan vaksin yang sudah didistribusikan pada masyarakat. Sehingga vaksin ini berpotensi untuk menjadi booster di dosis ketiga.

“Itu jauh lebih bagus karena vaksin yang diberikan oleh vaksin konvensional itu untuk menimbulkan imunitas antibodi. Tapi vaksin yang kita berikan (Vaksin Nusantara) untuk menimbulkan imunitas seluler,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Lebih jauh, Jonny menjelaskan, Vaksin Nusantara yang berbasis dendritik sel ini mampu menciptakan imunitas seluler. Sel Dendritik memang tidak mengeluarkan antibodi, namun sel ini mempunyai memori terhadap Covid-19 sehingga mampu mengkomunikasikan bentuk kuman Covid-19. Alhasil, virus akan dikenali oleh tubuh ketika seseorang terinfeksi Covid-19.

Meskipun demikian, pemerintah belum mengkonfirmasi potensi Vaksin Nusantara sebagai booster. Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi juga belum bisa memastikan hal ini. (*)

Evan Yulian

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

3 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

8 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

8 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

8 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

9 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

9 hours ago