Jakarta – Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dikabarkan berpotensi untuk menjadi booster sebagai vaksin dosis ketiga. Hal tersebut diungkapkan oleh Peneliti Utama Tim Vaksin Nusantara, dr Jonny.
Ia menilai, vaksin nusantara tidak bertentangan dengan vaksin yang sudah didistribusikan pada masyarakat. Sehingga vaksin ini berpotensi untuk menjadi booster di dosis ketiga.
“Itu jauh lebih bagus karena vaksin yang diberikan oleh vaksin konvensional itu untuk menimbulkan imunitas antibodi. Tapi vaksin yang kita berikan (Vaksin Nusantara) untuk menimbulkan imunitas seluler,” jelasnya beberapa waktu lalu.
Lebih jauh, Jonny menjelaskan, Vaksin Nusantara yang berbasis dendritik sel ini mampu menciptakan imunitas seluler. Sel Dendritik memang tidak mengeluarkan antibodi, namun sel ini mempunyai memori terhadap Covid-19 sehingga mampu mengkomunikasikan bentuk kuman Covid-19. Alhasil, virus akan dikenali oleh tubuh ketika seseorang terinfeksi Covid-19.
Meskipun demikian, pemerintah belum mengkonfirmasi potensi Vaksin Nusantara sebagai booster. Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi juga belum bisa memastikan hal ini. (*)
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More