Jakarta – Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dikabarkan berpotensi untuk menjadi booster sebagai vaksin dosis ketiga. Hal tersebut diungkapkan oleh Peneliti Utama Tim Vaksin Nusantara, dr Jonny.
Ia menilai, vaksin nusantara tidak bertentangan dengan vaksin yang sudah didistribusikan pada masyarakat. Sehingga vaksin ini berpotensi untuk menjadi booster di dosis ketiga.
“Itu jauh lebih bagus karena vaksin yang diberikan oleh vaksin konvensional itu untuk menimbulkan imunitas antibodi. Tapi vaksin yang kita berikan (Vaksin Nusantara) untuk menimbulkan imunitas seluler,” jelasnya beberapa waktu lalu.
Lebih jauh, Jonny menjelaskan, Vaksin Nusantara yang berbasis dendritik sel ini mampu menciptakan imunitas seluler. Sel Dendritik memang tidak mengeluarkan antibodi, namun sel ini mempunyai memori terhadap Covid-19 sehingga mampu mengkomunikasikan bentuk kuman Covid-19. Alhasil, virus akan dikenali oleh tubuh ketika seseorang terinfeksi Covid-19.
Meskipun demikian, pemerintah belum mengkonfirmasi potensi Vaksin Nusantara sebagai booster. Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi juga belum bisa memastikan hal ini. (*)
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More