Jakarta – Dengan populasi Indonesia yang besar, penting untuk memiliki kemandirian atas vaksin COVID-19 sebagai bagian dari penanganan pandemi. Oleh karenanya, 6 institusi negeri ini yakni Lembaga Eijkman Bandung, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Airlangga (Unair) bekerja sama mengembangkan vaksin Merah Putih.
Vaksin Merah Putih ini memang masih dalam tahap pengembangan. Namun, sambil menanti vaksin tersebut, protokol kesehatan sudah selayaknya tetap harus ditaati. Jangan sampai lengah apalagi mengabaikan. Karena pandemi Covid19 masih menghantui dan tidak pandang bulu.
Mengutip situs satgas penanganan Covid19, Pengembangan Vaksin Merah Putih sendiri masih memerlukan waktu. Vaksin Merah Putih adalah vaksin COVID-19 yang menggunakan isolat virus yang bertransmisi di Indonesia. Pengembangan vaksin dikerjakan oleh ahli Indonesia dan produksinya di Indonesia. Sehingga jadi kebanggaan tersendiri, jika vaksin itu telah siap digunakan.
Seperti diketahui, berbagai negara masih berlomba-lomba dan berupaya mengembangkan vaksin yang aman dan efektif.
Oleh sebab itu, dalam mendukung program pemerintah, masyarakatpum dihimbau tetap harus disiplin protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. (*)
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More
Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More
Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More
Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More
Poin Penting BCA tetap memimpin laba bersih – PT Bank Central Asia (BCA) mencatat laba… Read More