Categories: Perbankan

UUS Bank Sinarmas Gandeng Perguruan Tinggi Wujudkan Program Kampus Merdeka

Jakarta – Dalam rangka mewujudkan program “Kampus Merdeka” yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, mengenai pengembangan kompetensi sumber daya manusia khususnya mahasiswa/i di Indonesia serta memperkuat daya sales terhadap produk-produk perbankan yang dibutuhkan masyarakat, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Sinarmas melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama dengan Universitas Brawijaya.

Kampus Merdeka adalah sebuah program yang bertujuan untuk mempercepat inovasi di bidang Pendidikan melalui beberapa kegiatan pembelajaran, salah satunya melalui program magang/praktik kerja di industri. Penyelenggaraan kerja sama ini bertujuan guna mendukung pelaksanaan program magang  secara khusus untuk Jurusan Manajemen – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, yang akan dikenal dengan sebutan Program Magang – Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Program MBKM).

Dalam penerapan Kampus Merdeka, Bank Sinarmas UUS bekerjasama dengan Universitas Brawijaya sebagai Perguruan Tinggi Negeri, mulai dari penyusunan kurikulum hingga penyelesaian program.  Melalui Kampus Merdeka, mahasiswa tingkat akhir diberikan ‘kemerdekaan’ dan kesempatan untuk mengambil SKS di luar Perguruan Tinggi atau di luar program studi, selanjutnya mahasiswa dapat menjadi bagian dari program magang atau kerja praktik di unit-unit Bank Sinarmas UUS.

Program magang di Bank Sinarmas UUS akan berlangsung selama 6 bulan dan kegiatannya akan diekuivalensikan setara dengan 20 SKS. Pada program Kampus Merdeka, Bank Sinarmas UUS  berkontribusi sebagai penyedia kesempatan magang di industri pembangkitan kepada mahasiswa yang cakupannya adalah penyediaan mentor bagi mahasiswa, penyediaan perangkat magang termasuk proyek hingga studi kasus untuk dapat diselesaikan oleh mahasiswa selama proses magang berlangsung. Bahkan di akhir magang mahasiswa bidang teknik diberikan kesempatan mengikuti uji sertifikasi kompetensi.

Halim selaku direktur Bank Sinarmas Unit Usaha Syariah mengungkapkan terkait dengan kebijakan pemerintah untuk mengembangkan kurikulum MBKM, kerja sama ini menjadi sangat relevan dan penting. “Kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan bertujuan untuk memajukan pendidikan dan aspek lain terkait perbankan. Semoga kerja sama ini dapat berkelanjutan dan memberi manfaat bagi mahasiswa Universitas Brawijaya maupun universitas-universitas mitra sehingga pendidikan Indonesia semakin berkembang,” ujarnya dikutip Selasa, 12 Oktober 2021.

Menurutnya, kerja sama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) dengan Bank Sinarmas ini memiliki manfaat yang sangat besar bagi institusi maupun bagi mahasiswa. Dengan adanya kerjasama ini, pihak FEB UB memiliki mitra yang dapat membantu FEB UB mengembangkan kompetensi mahasiswa yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Selain itu, untuk kegiatan jangka panjang, pihak FEB UB memiliki kesempatan yang sangat bagus untuk dapat melakukan kolaborasi dengan Bank Sinarmas untuk kegiatan-kegiatan lainnya seperti kegiatan penelitian atau kajian-kajian bisnis dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan magang MBKM bersertifikat ini merupakan langkah awal untuk lebih meningkatkan interaksi yang erat antara perguruan tinggi dengan dunia kerja, Dengan demikian, FEB UB dapat menghasilkan lulusan yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi,” tambah Abdul Ghofar, selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB). (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Kasus Dugaan Penipuan Kripto Jadi Sorotan, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Poin Penting Investasi kripto kembali menjadi sorotan setelah adanya laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke… Read More

29 mins ago

4 WNI Dilaporkan Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon Afrika

Poin Penting Kapal ikan IB FISH 7 diserang bajak laut di perairan Gabon, sembilan awak… Read More

1 hour ago

Pakar Apresiasi Peran Pertamina Capai Target Lifting Minyak APBN 2025

Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More

3 hours ago

Properti RI Berpeluang Booming Lagi pada 2026, Apa Penyebabnya?

Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More

3 hours ago

AI Masuk Fase Baru pada 2026, Fondasi Data Jadi Penentu Utama

Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More

5 hours ago

Pemerintah Diskon 50 Persen Iuran JKK dan JKM Pekerja BPU Transportasi

Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More

6 hours ago