Categories: News UpdatePerbankan

UU Spin-off Bank Syariah Jadi Momentum Penguatan Industri Syariah

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang, regulasi UU 21/2008 tentang Perbankan Syariah dalam hal pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah (UUS) dari Induk, akan menjadi momentum penguatan perbankan syariah ke depan di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK Deden Firman Hendarsyah pada saat acara seminar 8th Infobank Sharia Award 2019. Menurutnya,
spin off  UUS mampu menghasilkan bank BUKU II, dengan modal inti Rp1 triliun, dan bahkan bank BUKU III, dengan modal inti Rp5 triliun.

“Bank Unit Syariah baru sebanyak 20 akan menambah jumlah pelaku bank syariah, akan ada yang mengalihkan atau menjual aset, atau bisa bertambah besar kalau terjadi konversi. Melihat ini nanti akan menjadi peluang momentum penguatan perbankan syariah,” kata Deden di Jakarta, Jumat 25 Oktover 2019.

Dirinya menyebut, dengan menjadi bank BUKU II bahkan bank BUKU III, Bank Umum Syariah (BUS) hasil spin off akan memiliki kelengkapan produk dan layanan yang akan menopang bisnis induk-nya, sekaligus mendorong daya saing dan perkembangan industri perbankan syariah secara keseluruhan.

Dengan begitu dirinya berharap hal tersebut akan semakin memperkuat market share perbankan syariah. Adapun pangsa pasar perbankan syariah saat ini masih mencapai 5,8u% dari total industri perbankan.

Berdasarkan data OJK, hingga kini terdapat 14 BUS, yakni tujuh BUS hasil konversi bank umum, dan enam BUS hasil spin off. Selain itu, terdapat 20 UUS, yang terdiri dari 13 UUS bank pembangunan daerah (BPD), dan tujuh UUS bank umum swasta nasional (BUSN) yang akan menentukan sikap konversi atau spin off. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

15 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

12 hours ago