Categories: Nasional

Utilisasi BMN, DJKN Lakukan Pemetaan Potensi

Jakarta–Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi (PKNSI) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menyelenggarakan Pemetaan Potensi Utilisasi Barang Milik Negara (BMN) 2016. Upaya ini dilakukan dalam rangka mengejar target utilisasi Barang Milik Negara (BMN) 2016.

Acara ini diikuti oleh perwakilan dari 35 kementerian/lembaga (K/L) dan dipimpin langsung oleh Direktur PKNSI, Encep Sudarwan.

Selain untuk melakukan pemetaan utilisasi BMN 2016, kegiatan ini juga merupakan usaha DJKN dalam mengingkatkan pelayanan kepada pemangku kepentingan.

“Pemetaan ini merupakan usaha kami untuk meningkatkan pelayanan kepada K/L. DJKN juga memberikan apresiasi yang besar untuk kesadaran K/L dalam utilisasi BMN,” terang Encep.

Utilisasi BMN, lanjutnya, merupakan pendayagunaan dan pemanfaatan BMN untuk kegiatan-kegiatan yang mendukung K/L, baik yang berorientasi profit/komersil maupun tidak. Cakupan utilisasi BMN meliputi penetapan status penggunaan BMN, pemanfaatan BMN dan pemindahtanganan BMN. Penetapan status penggunaan sendiri merupakan hulu kegiatan pengelolaan BMN yang menjadi dasar utama dalam proses pemanfaatan dan pemindahtanganan.

Menurut Encep, DJKN sendiri telah mengubah paradigma dari aset administrator menjadi aset manajer. Dengan demikian, administrasi aset seperti penetapan status penggunaan harus ditingkatkan dengan maksimal, karena hal ini menjadi modal utama dalam pengelolaan aset selanjutnya.

“Kami (DJKN) telah naik kelas menjadi manajer pengelola aset negara. Jadi hal-hal administrasi aset harus segera diselesaikan,” ujarnya.(*)Rezkiana Nisaputra

Apriyani

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

6 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

7 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

8 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

8 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

8 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

9 hours ago