Jakarta – Di tengah hempitan teknologi digital, layanan tradisional ternyata masih dibutuhkan. Layanan tradisional atau layanan fisik ini akan sangat terasa penting bagi mereka yang tinggal di daerah non perkotaan.
Masyarakat daerah dengan keterbatasan literasi digital dan infrastruktur, terhambat untuk menggunakan layanan digital, sehingga mendatangi layanan fisik menjadi satu-satunya opsi yang diambil untuk bertransaksi atau mengelola keuangan di bank.
Bank Sumselbabel sebagai salah satu bank pembangunan daerah yang membawahi Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung juga mengalami hal yang sama, dimana nasabahnya masih mendominasi kantor cabang dan jaringan ATM, ketimbang platform digitalnya.
Di samping terus memajukan teknologi digital, Bank Sumselbabel juga menjaga layanan tradisional atau fisiknya ini karena loyalitas nasabah yang masih besar di sana. Bank Sumselbabel memilih jalan “digitalisasi dengan memanfaatkan kearifan lokal”.
“Dalam waktu bersamaan, bank tetap mempertahankan kualitas layanan tradisional alias fisik dan sekaligus melakukan pengembangan layanan digital,” ucap Dirut Bank Sumselbabel Achmad Syamsudin, secara tertulis kepada Infobank belum lama ini.
Maka dari itu, Achmad Syamsudin menegaskan, pihaknya sangat terbuka terhadap kolaborasi dari berbagai pihak untuk memajukan layanan digital di masyarakat, tanpa mengecilkan pengaruh layanan fisik di daerah-daerah. (*) Steven Widjaja
Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More
Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More
Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More
Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More
Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan batas defisit APBN 3 persen dari PDB tetap dipertahankan.… Read More