Usai VKTR dan ALII Tercatat di BEI, Begini Bocoran IPO Emiten Grup Bakrie Selanjutnya

Jakarta – Salah satu perusahaan Grup Bakrie, yaitu PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) pada hari ini (7/2) telah melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebelumnya, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) telah mencatatkan sahamnya lebih dulu di Juni 2023.

Direktur Utama PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR), Anindya Novyan Bakrie, mengatakan akan mempersiapkan langkah-langkah dalam mendukung perusahaan yang terafiliasi Grup Bakrie lainnya untuk tercatat di BEI setelah Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Baca juga: Tercatat di BEI, Terang Dunia Internusa (UNTD) Bidik Dana Segar Rp400 Miliar

“Kita tahun lalu ada VKTR, lalu ALII, sehabis selesai pesta demokrasi ini, ya kita akan menyiapkan langkah kami. Perusahaan kami juga ada lumayan, jadi mesti dikembangkan juga,” ucap Anindya di Jakarta, 7 Februari 2024.

Meski begitu, dirinya belum ingin menyebutkan perusahaan apa yang bakal menyusul VKTR dan ALII untuk mencatatkan sahamnya di BEI.

“Rasanya belum bisa bicara (perusahaan) dan kita akan lihat lah. Bursa OJK semakin paten membuat kita percaya sebagai emiten,” imbuhnya.

Baca juga: Masuk Bursa, Ancara Logistics (ALII) Bidik Pendapatan Rp2 Triliun di 2024

Ia menambahkan bahwa, mekanisme yang dilakukan BEI saat ini terus berkembang dengan baik dalam rangka mendukung perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan dana atau fundraising.

“Saya juga senang bahwa segala macam lini dari industri baik industri tradisional maupun industri yang baru seperti energi terbarukan itu maju (IPO), saya rasa ini lah Indonesia potensinya besar,” ujar Anindya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

41 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago