Usai Trump Dilantik, Mandiri Sekuritas Sebut Pasar Saham RI Lebih Tenang

Jakarta – Donald Trump resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) yang ke-47 pada Senin (20/1) waktu setempat. Dalam pidato perdananya, Trump menyebut Amerika telah memulai zaman keemasan didukung oleh sejumlah langkah yang akan diambil.

Langkah tersebut salah satunya dari bidang ekonomi, di mana Trump menyatakan akan mengakhiri terkait dengan ‘rekor inflasi’ dan kenaikan harga. Di sisi lain, ia menyebut akan menciptakan ‘layanan pajak eksternal’ yang akan dipungut dari bea masuk dan pajak negara asing.

Melihat hal tersebut, Direktur Mandiri Sekuritas, Silva Halim, mengatakan pernyataan Donald Trump yang terdengar kontroversial biasanya lebih berdampak pada volatilitas pasar keuangan global, tidak hanya di pasar saham Indonesia.

Baca juga: Pelantikan Donald Trump jadi Presiden AS Bayangi Pergerakan IHSG Pekan Ini

Menurutnya, pernyataan itu masih sama dengan era Donald Trump menjabat sebelumnya. Sehingga, membuat para pelaku pasar lebih tenang ketika Trump kembali dilantik untuk kedua kalinya sebagai Presiden AS.

“Sejak dia (Trump) dilantik malah ini kok marketnya jadi lebih tenang, sebelumnya terjadi kekhawatiran yang tinggi tapi sejak dilantik justru oh ya nanti juga Presiden Trump akan bernegosiasi soal tarif walaupun di awal mungkin kenceng suaranya,” ucap Silva dalam Konferensi Pers Mandiri Investment Forum di Jakarta, 21 Januari 2025.

Kemudian, ia juga optimis pasar saham Indonesia dapat tumbuh lebih baik dan memproyeksi target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada posisi di 8.150 pada tahun ini.

Baca juga: Rupiah Berpotensi Menguat Didukung Indeks Saham Global yang Menghijau

“Kita akan melihat volatilitas yang lebih tinggi mungkin di semester pertama karena juga dengan prospek suku bunga yang masih tinggi di Amerika,” imbuhnya.

Adapun, respons pasar yang lebih tenang tercermin dari pembukaan perdagangan IHSG pagi ini pukul 9.00 WIB, Selasa, 21 Januari 2025, yang masih dibuka menguat pada level 7.207,70 atau naik 0,52 persen dari level 7.170,73. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

6 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

6 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

6 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

7 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

8 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

8 hours ago