Ilustrasi: Gedung perkantoran PermataBank. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Pemegang saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) atau Permata Bank, pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Selasa, 30 September 2025, menyetujui sejumlah mata acara penting, termasuk perubahan susunan pengurus Perseroan.
Dalam agenda tersebut, pemegang saham menyetujui untuk mengangkat Ahmad Mikail Madjid sebagai direktur untuk masa jabatan setelah seluruh persyaratan pengangkatannya terpenuhi termasuk diperolehnya persetujuan kemampuan dan kepatutan dari regulator terkait menjadi efektif.
Baca juga: Abdy Salimin Mundur dari Kursi Direktur Bank Permata, Ada Apa?
Sebelum diangkat menjadi direktur, Ahmad Mikail Madjid telah berkarier selama lebih dari 28 tahun di bidang perbankan dengan jabatan terakhir sebagal Cher Intormation Officer di HSBC India.
Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, mengungkapkan bahwa dengan dukungan penuh para pemegang saham, RUPSLB hari ini menjadi momentum penting dalam perjalanan Permata Bank.
Baca juga: Operasional Bank Tetap Jalan, Permata Bank dan BCA Jaga Layanan Nasabah
“Keputusan ini mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat tata kelola sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Meliza dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 30 September 2025.
Dengan demikian susunan Dewan Komisaris dan Direksi Permata Bank menjadi sebagai berikut:
Editor: Yulian Saputra
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More