Usai Rombak Pengurus, Harga Saham GOTO Naik Hampir 2 Persen di Perdagangan Sesi I

Jakarta – Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengalami peningkatan sebanyak 1,89 persen ke level Rp54 per saham pada penutupan perdagangan sesi I pada hari ini (12/6).

Harga saham GOTO juga sempat menyentuh level tertingginya pada posisi Rp55 per saham dan sempat turun ke level Rp52 per saham sebagai level terrendahnya, dari harga penutupan sebelumnya Rp53 per saham.

Selama sesi satu perdagangan IHSG, volume perdagangan mencapai 2,95 miliar saham, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 12 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp156,63 miliar.

Sebelumnya, GOTO telah melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa (11/6).

Baca juga: Pemegang Saham GOTO Restui Buyback Saham, Segini Nilainya

Salah satu agenda yang dibahas dalam RUPSLB tersebut adalah para pemegang saham independen telah menyetujui penunjukkan Patrick Sugito Walujo sebagai Direktur Utama GOTO, menjadi pihak yang dapat memiliki saham seri B Perseroan.

Saham seri B adalah saham yang biasanya diterbitkan untuk investor institusional atau karyawan yang seringkali memiliki hak istimewa lain seperti prioritas dalam pembagian dividen atau prioritas dalam kasus likuidasi perusahaan.

Tidak hanya itu, RUPSLB juga telah menyetujui rencana buyback saham GOTO, dengan dana yang dialokasikan oleh perseroan sebanyak-banyaknya Rp3,20 triliun atau setara dengan USD200 juta, dengan asumsi USD1 setara dengan Rp16.000.

Baca juga: Morgan Stanley Nilai Pasar Saham Indonesia Underweight, Ada Apa?

Manajemen GOTO juga menyebutkan bahwa, periode pembelian kembali saham atau buyback saham tersebut mulai dari 12 Juni 2024 sampai 11 Juni 2025.

Di sisi lain, pada gelaran RUPST, para pemegang saham menyetujui perubahan struktur dewan komisaris dan direksi, setelah berakhirnya masa jabatan William Tanuwijaya dan Melissa Siska Juminto, serta pengunduran diri Andre Soelistyo. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

6 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

7 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

7 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

8 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

9 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

10 hours ago