Keuangan

Usai Re-branding, PertaLife Targetkan Kenaikan Laba 148%

Jakarta – Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (AJTM) telah resmi berganti nama atau rebranding menjadi PertaLife Insurance (17/1). Aksi ini merupakan bagian dari transformasi yang dilakukan perusahaan.

Direktur Utama PertaLife, Hanindio W Hadi mengatakan, ke depannya PertaLife akan fokus pada pelayanan nasabah. Selain itu, perseroan juga terus mengoptimalisasi potensi pasar yang masih belum tergarap di captive marketnya.

“Kita melakukan re-positioning. Nantinya kita mencoba lebih fokus ke pangsa besar yang selama ini belum tergarap dengan optimal, yakni Pertamina dan Timah Group,” ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan, tentunya PertaLife juga terus membesarkan pasar non captive-nya. “Diharapkan dengan semakin besarnya pasar captive di Pertamina dan Timah Group ini, multiplier effect-nya nanti akan mendongkrak pergerakan kita untuk memperluas pangsa pasar di non captive,” kata Hanindio.

Sementara, Direktur Keuangan dan Investasi PertaLife, Yuzran Bustamar optimis pertumbuhan bisnis PertaLife akan sangat baik ke depannya, terlebih lagi transformasi berkelanjutan yang telah dicanangkan sejak September 2020 telah menunjukan hasil positif meski kondisi perekonomian masih penuh tantangan.

“Secara target kita bottom line itu dari apa yang kita dapatkan di November (2021), itu kita mentargetkan laba kita tumbuh sekitar 148% (di 2022). Itu yang kita targetkan dari pencapaian kita di November 2021,” pungkas Yuzran. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

9 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

10 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

11 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

14 hours ago