Ilustrasi: BSU tahap I untuk para pekerja cair hari ini, 24 Juni 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta — Nilai tukar rupiah dinilai masih dapat menguat hingga Rp13.000 per dollar Amerika Serikat (AS) hingga akhir tahun 2019, hal tersebut seiring dengan usainya Pemilihan Umum serentak yang akan berakhir pada pertengahan 2019.
Hal tersebut disampaikan oleh Ekonom dan juga CEO Schroders Invesment Management Indonesia Michael Tjoajadi pada acara Market Outlook 2019 Bank Commonwealth. Menurutnya, selesainya Pemilu kelak akan mendorong seluruh sektor ekonomi.
“Part of external juga berpengaruh tapi pemilihan presiden juga berjalan, gimana kabinet tersusun, gimana misi perkeonomian di presiden terpilih, kalau berjalan baik hopefully Rp13.000 ya,” kata Michael di Jakarta, Kamis 17 Januari 2019.
Dirinya menilai, berbagai tantangan dan ketidakpastian ekonomi global diprediksi masih akan mempengaruhi perekonomian Indonesia. Namun dirinya optimis regulator masih dapat menjaga stabiltas dan fundamental ekonomi nasional.
“Again, Rupiah akan fluktuasi lihat brexit memengaruhi, data perkeonomian, geopolitik global,” kata Michael.
Sebagai informasi, nilai tukar Rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor Bank Indonesia, rupiah per dolar AS pada hari ini (17/1) diposisi Rp14.158, atau melemah tipis dibanding perdagangan kemarin (16/1) yang diposisi Rp14.154. (*)
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More