Usai Pelantikan, Pelaku Pasar Menanti Susunan Kabinet Jokowi

Jakarta – Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden hari ini oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk periode 2019-2024.

Bagaimana pengaruhnya ke pasar saham besok? Apakah Jokowi Effect akan kembali terulang?

Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan, terkait pelantikan sendiri kemungkinan besar tidak akan terlalu besar pengaruhnya tehadap pasar. Pengaruh besar justru akan terjadi di pasar saham saat Presiden mengumumkan susunan kabinetnya.

“Saya pikir pengaruhnya tidak terlalu besar. Pelaku pasar justru masih menanti kabar susunan kabinet presiden kedepan,” kata Hans Kwee di Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2019.

Menurut Hans Kwee pelaku pasar sendiri tentunya berharap, susunan kabinet yang akan diumumkan presiden bisa di dominasi para professional dibandingkan orang partai politik.

Dengan banyaknya orang professional di dalam susunan kabinet, roda perekonomian diharapkan bisa berjalan lebih baik lagi.

“Kalau itu terjadi, tentu pasar akan menyambut potif dan sangat besar pengaruhnya ke pasar saham,” jelasnya.

Namun jika susunan kabinet nantinya diisi oleh orang-orang partai politik, bukan tidak mungkin IHSG kemungkinan bisa negatif.
“Namun pengaruhnya juga tidak panjang,” tutupnya.

Sekedar informasi, pada perdagangan Jumat, 18 Oktober 2019, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup naik 10.93 poin atau 0,18% ke level 6,191.94. Jika pelantikan Presiden dan Wakil Presiden hari ini berjalan dengan aman dan tidak ada hal-hal negatif, bukan tidak mungkin IHSG besok bisa ditutup menguat kembali. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Tak Ada Visa Haji Furoda 2026, Jalur Resmi Hanya 2 Ini

Poin Penting Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak menerbitkan visa haji furoda pada penyelenggaraan haji tahun… Read More

9 mins ago

BRI Alihkan Saham BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management

Poin Penting BRI alihkan kepemilikan BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management melalui PJBB sebagai… Read More

25 mins ago

Airlangga Respons Santai Proyeksi Bank Dunia: Masih di Atas Rerata Global

Poin Penting Bank Dunia pangkas proyeksi ekonomi RI 2026 menjadi 4,7% dari 4,8% akibat ketidakpastian… Read More

29 mins ago

BEKS Pasang Target Agresif di 2026, Incar Kenaikan Aset dan Laba Double Digit hingga Tekan NPL

Poin Penting Bank Banten membidik aset tumbuh ~20 persen menjadi Rp12 triliun dan laba bersih… Read More

35 mins ago

Siapa yang Melindungi Industri Jasa Keuangan Kita? Coba Tanyakan pada Rumput yang Bergoyang

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group INDUSTRI jasa keuangan Indonesia dewasa ini… Read More

1 hour ago

WBSA Melantai di Bursa, Harga Saham Langsung Sentuh ARA

Poin Penting PT BSA Logistics Indonesia Tbk resmi IPO di Bursa Efek Indonesia, saham melonjak… Read More

1 hour ago