Foto satelit dari Planet Labs PBC ini menunjukkan bangunan yang rusak di pangkalan militer Khojir Iran di luar Teheran, Iran, Sabtu, 26 Oktober 2024. (Planet Labs PBC via AP)
Jakarta – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan, pihaknya akan mengerahkan kekuatan militer usai serangan Israel dua malam lalu.
“Kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis (Israel) dua malam lalu tidak boleh diremehkan atau dibesar-besarkan,” katanya, dinukil VOA Indonesia, Senin 28 Oktober 2024.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengungkapkan, bahwa Teheran bertekad membela diri setelah pesawat tempur Israel menyerang pangkalan militer dan fasilitas rudal di beberapa provinsi. Insiden itu menewaskan setidaknya dua tentaranya.
Baca juga : Aksi Balas Dendam, Iran Luncurkan Ratusan Rudal ke Israel
“Saya rasa kami telah menunjukkan bahwa kami bertekad untuk membela diri tanpa batas,” jelasnya.
Adapun Israel, memperingatkan kepada Iran akan membayar mahal apabila melakukan serangan balik tersebut. Di mana, Amerika Serikat, Jerman, dan Inggris turut mendesak Teheran agar tidak memperburuk konflik.
Uni Eropa sendiri menyerukan semua pihak untuk menahan diri untuk menghindari konflik berkepanjangan di Timur Tengah.
Baca juga : Seberapa Jauh Imbas Konflik Israel-Iran ke Pasar Keuangan? Begini Penjelasan Syailendra Investment
Di lain sisi, negara-negara lain, termasuk beberapa tetangga Iran, mengutuk serangan Israel. Beberapa negara lainnya, seperti Rusia, mendesak kedua pihak agar menahan diri dan menghindari apa yang disebut Moskow sebagai “skenario bencana”.
Teheran menegaskan bahwa mereka memiliki “hak dan kewajiban” untuk membela diri. Sekutunya di Lebanon, Hizbullah, mengklaim telah meluncurkan roket yang menargetkan lima wilayah permukiman di Israel utara.
Militer Israel melaporkan bahwa puluhan jetnya melancarkan tiga gelombang serangan sebelum fajar, menargetkan pabrik rudal dan lokasi lainnya di dekat Teheran serta wilayah barat Iran. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Muhammadiyah menilai ketidakpastian hukum di sektor perbankan berdampak luas terhadap penyaluran kredit dan… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat tipis 0,04 persen ke level Rp16.870 per dolar AS pada… Read More
Poin Penting IHSG dibuka naik 0,78 persen ke level 9.018,26 dan sempat menyentuh 9.021,14, dengan… Read More
Poin Penting Harga emas kompak naik pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026, baik untuk produk… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi menguat terbatas dengan pergerakan variatif pada perdagangan 14 Januari 2026, di… Read More
Oleh The Finance Team MASIHKAH Indonesia berlandaskan hukum? Pertanyaan itu kembali muncul dalam setiap diskusi… Read More