Gedung Triniti Land. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau TRINLAND berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp31 miliar atau naik 150 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) setelah pada periode yang sama tahun sebelumnya membukukan rugi Rp62 miliar.
Tidak hanya itu, laba bersih secara kuartalan pada kuartal III 2025 turut melonjak 484 persen dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar Rp5 miliar.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam memperkuat fundamental keuangan melalui efisiensi biaya, percepatan penjualan, serta optimalisasi portofolio proyek.
Baca juga: Triniti Land Gelontorkan Rp3,5 T Kembangkan Superblok Collins Boulevard
Direktur Keuangan TRINLAND, Danny Sutradewa, menjelaskan bahwa, capaian laba bersih pada kuartal ini menjadi bukti nyata dari efektivitas strategi bisnis yang telah dijalankan Perseroan.
Hal itu menandai bahwa Perseroan berhasil menjaga pertumbuhan positif di tengah kondisi pasar yang dinamis melalui kombinasi strategi efisiensi, pengelolaan keuangan yang prudent, serta fokus pada proyek-proyek yang memiliki potensi pasar yang bagus.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat struktur keuangan untuk mendukung ekspansi yang berkelanjutan,” kata Danny dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 11 November 2025.
Baca juga: Inovasi Infiniti Realty Jaga Kualitas Rumah Subsidi MGK Serang
Adapun dari sisi marketing revenue, TRINLAND juga mencatatkan kinerja penjualan yang solid. Hingga Oktober 2025, total marketing revenue mencapai Rp942,7 miliar atau naik 18 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp821,2 miliar.
Capaian ini tidak lepas dari kontribusi kuat dua proyek utama perusahaan, yakni Sequoia Hills di Sentul yang memberikan kontribusi sebesar 61 persen, serta Collins Boulevard di Serpong dengan kontribusi sebesar 13 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Astra Otoparts (AUTO) membukukan laba bersih Rp2,20 triliun pada 2025, meningkat dari Rp2,03… Read More
Poin Penting Program MBG telah menyerap Rp36,6 triliun hingga 21 Februari 2026, setara 10,9% dari… Read More
Poin Penting Pemerintah perpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun hingga September 2026 untuk menjaga likuiditas… Read More
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More