Ilustrasi: Investasi saham/istimewa
Jakarta – Harga saham PT Esta Indonesia Tbk (NEST) berhasil menyentuh Auto Reject Atas (ARA) atau naik 35 persen ke level Rp270 per saham atau naik 70 poin dari harga penawaran Rp200 per saham usai mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamsi (8/8).
Berdasarkan data statistik RTI Business pukul 09:55 WIB, saham NEST masih menguat, namun turun ke level Rp258 per saham, dengan sebanyak 303,99 juta saham telah diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 40 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp78,88 miliar.
Adapun, NEST sebagai emiten yang bergerak di bidang budidaya burung walet dan perdagangan besar sarang burung walet telah melakukan penawaran umum pada tanggal 1-6 Agustus 2024.
Baca juga : Harga Saham TUGU Ditutup Menguat, Sempat Sentuh Level Rp1.160
Melalui IPO tersebut, NEST menawarkan saham sebanyak-banyaknya 882,5 juta saham atau setara 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah IPO.
Lalu, Perseroan menawarkan harga saham kepada masyarakat sebesar Rp200 per saham, di mana perolehan dana dari IPO tersebut sebesar Rp164,5 miliar.
Baca juga : Usai IPO, Harga Saham LABS Meroket 34,31 Persen
Nantinya, seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari hasil penawaran umum perdana saham, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar 7,47 persen akan dipergunakan Perseroan untuk belanja modal berupa pembelian enam Rumah Burung Walet (RBW) yang berlokasi di Poso, Sulawesi Tengah.
Kemudian, sekitar 18,67 persen akan digunakan Perseroan untuk penyetoran modal kepada entitas anak yang selanjutnya akan digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan sebagai kantor operasional dan pabrik entitas anak.
Dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja guna mendukung pertumbuhan Perseroan di mana modal kerja digunakan di antaranya untuk pembelian bahan baku, pembayaran gaji, pembelian alat dan bahan pendukung kegiatan operasional, serta untuk membiayai kegiatan operasional. (*)
Editor : Galih Pratama
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More