Ekonomi dan Bisnis

Usaha Bertema Outdoor Berpotensi Jadi Primadona Setelah Pandemi

Jakarta – Pandemi saat ini membuat sebagian besar masyarakat memilih untuk diam dirumah demi menghindari penularan Covid-19. Untuk itu, pengusaha memprediksi bahwa bisnis dengan konsep outdoor akan cukup digemari setelah pandemi Covid-19 berakhir.

Bagas Adhadirga, Pengusaha Properti yang juga miliki bisnis perhotelan dan restoran mengungkapkan salah satu usahanya saat ini sudah memiliki konsep ruang terbuka. Ia mengaku tidak kesulitan dalam menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan kegiatan pada usaha tersebut. Karena memiliki prospek yang bagus, ia menyarankan para investor untuk memulai usaha dengan tema outdoor dan ruang terbuka.

“Kita lihat tren ke depan bisnis perhotelan, restoran dan lain sebagainya akan berkembang ke arah outdoor. Ada kemungkinan besar hotel dan restoran dengan nuansa outdoor dan ruang terbuka akan semakin digemari. Ini bisa menjadi rujukan bagi yang mau berinvestasi di lini usaha tersebut,” jelas Bagas ketika diundang Satgas Covid-19 pada gelar wicara virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, 26 Januari 2020.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa bisnis yang akan bertahan di tengah pandemi adalah bisnis yang mampu terus beradaptasi. Salah satunya adalah dengan menerapkan protokol kesehatan yang berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

Untuk itu, ia mengajak setiap usaha untuk mulai menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Prokes yang ketat mampu menjaga keamanan konsumen dan karyawan yang bekerja di lini usaha tersebut. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

HSBC dan ANA Kembali Gelar Travel Fair 2026, Simak Promo Penawarannya!

Poin Penting HSBC ANA Travel Fair 2026 digelar 22–25 Januari, menawarkan tiket murah dan promo… Read More

4 hours ago

LPS Klaim Suku Bunga Simpanan Bank dalam Tren Menurun

Poin Penting Suku bunga simpanan bank turun, SBP rupiah menjadi 3,14% dan SBP valas 2,79%… Read More

4 hours ago

Kemenkeu Gelontorkan Rp3.842,7 Triliun untuk Belanja 2026, Utamakan Sektor Ini

Poin Penting Belanja APBN 2026 Rp3.842,7 triliun, difokuskan ke sektor prioritas seperti pangan, energi, MBG,… Read More

5 hours ago

Kemenkeu PD Ekonomi RI Tumbuh 5,4 Persen Lebih di 2025 dan 2026, Ini Sebabnya

Poin Penting Kemenkeu optimistis ekonomi RI tumbuh di atas 5% pada 2025-2026, dengan proyeksi APBN… Read More

5 hours ago

Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, CFO Jalankan Peran Strategis sebagai Navigator Perusahaan

Poin Penting Peran CFO semakin strategis sebagai navigator perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, risiko global,… Read More

5 hours ago

APBN 2025 Defisit 2,92 Persen, Wamenkeu Bilang Begini

Poin Penting APBN 2025 mencatat defisit 2,92 persen PDB, tetap dijaga di bawah batas 3… Read More

6 hours ago