News Update

Urgensi Reformasi Perpajakan Indonesia

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan urgensi reformasi perpajakan melalui revisi UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). Dimana melalui RUU KUP tersebut, Pemerintah bakal merubah tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN), tarif umum pajak serta perubahan kategori barang pengenaan pajak dan lainnya.

Hal tersebut diungkapkan Sri Mulyani dihadapan Komisi XI DPR-RI. Dirinya menjelaskan, salah satu tujuan reformasi perpajakan ialah untuk menciptakan kapasitas fiskal yang memadai, dalam rangka membiayai kebutuhan pembangunan Indonesia.

“Ini tentu tujuannya agar kita mampu untuk terus mendorong dan terus menjalankan proses pembangunan,” kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI melalui video conference di Jakarta, Senin, 28 Juni 2021.

Sri Mulyani mengungkapkan, reformasi perpajakan di Indonesia sudah berlangsung secara bertahap sejak 2008. Reformasi tersebut terdiri dari reformasi di bidang kebijakan dan reformasi di bidang administrasi.

Dirinya mebambahkan, reformasi kebijakan dilakukan melalui pemberian insentif yang terukur, efisien, dan adaptif dengan dinamika perpajakan global. Menurutnya, ke depan insentif pajak akan fokus pada sektor bernilai tambah tinggi dan menyerap banyak tenaga kerja.

Sementara itu, reformasi administrasi dilaksanakan sebagai upaya pemanfaatan data dan informasi keuangan secara optimal serta adaptasi terhadap perkembangan struktur perekonomian. Hal ini terutama mengenai perkembangan digital dan transaksi ekonomi. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

31 mins ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

1 hour ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

2 hours ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

3 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

4 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

4 hours ago