Banjir yang menggenangi wilayah di Kramat Jati Jakarta. (Foto ANTARA)
Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan puluhan wilayah di Jakarta masih terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur Ibu Kota dan sekitarnya pada Minggu, 2 Maret 2025.
Berdasarkan data yang dirilis BPBD DKI Jakarta pada Senin, 3 Maret 2025, pukul 10.00 WIB, sebanyak 59 RT masih tergenang banjir. Banjir tersebar di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan ketinggian air bervariasi antara 30 cm hingga 3 meter.
Baca juga : Didorong Sentimen Pasar, Rupiah Berpotensi Menguat Pagi Ini
BPBD juga melaporkan puluhan warga di Kelurahan Kampung Melayu dan Bidara Cina, Jakarta Timur, harus mengungsi akibat banjir.
Berikut daftar wilayah yang masih terdampak banjir di Jakarta:
Kelurahan Tanjung Barat
Kelurahan Pengadegan
Kelurahan Rawajati
Kelurahan Pejaten Timur
Kelurahan Kebon Baru
Baca juga: Imbas Luapan Kali Ciliwung, Titik Banjir di Jakarta Meluas Jadi 47 RT
Kelurahan Bidara Cina
Kelurahan Kampung Melayu
Kelurahan Balekambang
Kelurahan Cawang
Kelurahan Cililitan
Kelurahan Gedong
Baca juga: Begini Upaya Klaster Filantropi Pulihkan Ekosistem di Kawasan Ciliwung
Sejumlah wilayah yang sebelumnya tergenang kini telah surut, yaitu:
1. Kelurahan Srengseng Sawah: 2 RT
2. Kelurahan Lenteng Agung: 3 RT
3. Kelurahan Kampung Melayu : 3 RT
Akibat banjir, beberapa warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang telah disediakan, yaitu:
1. Kelurahan Kampung Melayu: 30 Jiwa
Lokasi: SDN Kampung Melayu 01/02
2. Keluarahan Bidara Cina
Kantor Sekretariat RW 011: 6 Jiwa
Aula Kelurahan Bidara Cina: 21 Jiwa
Baca juga: Awas! Gegara Trump, Indonesia Bisa Kebanjiran Produk China
Saat ini BPBD DKI Jakarta masih mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah, dan menargetkan air segera surut.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” ujar BPBD DKI Jakarta. (*)
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More
Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More
Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More