Keuangan

Upaya Bank Raya Bantu Komunitas Pelaku Usaha Tingkatkan Penjualan

Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) sebagai bank berbasis digital terus mewujudkan komitmennya dalam mendukung segmen mikro dan kecil di Indonesia. Hal itu dibuktikan melalui pemberian bantuan prasarana kepada pelaku usaha di tiga kota, antara lain, Malang, Surakarta, dan Semarang

Bantuan prasarana yang diberikan oleh Bank Raya kepada lebih dari 20 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tersebut, berupa pembangunan tenda yang bertujuan untuk membantu peningkatan penjualan para pelaku usaha.

Baca juga: Lewat EFF 2024, Kemenkop UKM Siapkan Pendanaan Syariah Rp10 Miliar untuk UMKM

Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan bahwa digitalisasi bagi pelaku usaha terbukti menjadi jawaban untuk akselerasi roda perekonomian bangsa. Oleh karenanya, Bank Raya aktif merangkul berbagai komunitas pelaku usaha, agar semakin banyak pelaku usaha yang dapat menikmati kemudahan dari bank digital agar bisnis mereka dapat berkembang lebih baik.

Di sisi lain, Bagus menyoroti para komunitas pelaku usaha di beberapa daerah memiliki tantangan dalam menjalankan usahanya sehari-hari yang salah satunya adalah prasarana yang kurang memadai, terutama pada saat musim penghujan.

“Dengan adanya keterbatasan tersebut, meskipun lokasi tempat mereka berusaha sangat strategis dan dekat dengan kampus maupun daerah wisata dan bisnis, tingkat penjualan mereka juga ikut menurun. Sehingga dukungan prasarana sangat diperlukan untuk membantu usaha mereka,” ucap Bagus dalam keterangan resmi dikutip, 12 Februari 2024.

Baca juga: Begini Strategi Jitu UMKM Berekspansi

Selain itu, Bank Raya juga aktif mengedukasi para komunitas pelaku usaha agar memanfaatkan fitur transaksi non-tunai untuk bertransaksi lebih praktis seperti penggunaan QRIS untuk pembayaran, di mana per November 2023, transaksi pembayaranan penggunaan QRIS meningkat sebesar lima kali lipat yoy.

“Ke depannya Bank Raya akan terus memperluas penetrasi produk-produk perbankan digital kami, hingga menjangkau ke berbagai daerah lainnya, agar semakin banyak nasabah yang memanfaatkan kemudahan transaksi perbankan digital menggunakan Bank Raya untuk pengelolaan keuangannya,” tutupnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

12 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

2 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

3 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

3 hours ago