Categories: News UpdatePerbankan

UOB Bantu 20 Ribu UKM Di Kawasan Asia Pasifik

Jakarta – United Overseas Bank Limited (UOB) mengungkapkan telah membantu lebih dari 20.000 usaha kecil dan menengah (UKM) di kawasan Asia Pasifik. Wee Ee Cheong, Deputy Chairman dan Chief Executive Officer, UOB mengatakan, pihaknya terus mendukung UKM untuk bangkit dari pandemi. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kemampuan digital UKM.

“Kami memahami dan senantiasa mendampingi nasabah dalam membantu mereka mengatasi krisis ini. Selain memberikan dukungan, kami juga membantu nasabah UKM dalam bertransformasi ke ranah digital, meraih peluang antar negara, serta untuk tumbuh secara berkelanjutan demi menciptakan pertumbuhan jangka panjang,” jelasnya pada keterangan, Senin, 4 Oktober 2021.

Beberapa upaya UOB di ranah digital untuk membantu UKM sudah dilakukan. Salah satunya perseroan memperluas layanan pembayaran nirkontak PayNow Corporate kepada para nasabah UKM. Jumlah transaksi yang dilakukan melalui PayNow Corporate di antara nasabah UKM UOB tumbuh lebih dari 50 kali lipat pada kuartal pertama tahun 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.

Lalu, UOB juga menawarkan sejumlah layanan yang lengkap dalam membantu UKM mendigitalkan usaha dengan UOB BizSmart. Layanan ini adalah bantuan bisnis berbasis cloud yang terintegrasi dan mampu meningkatkan produktivitas.

Pada periode antara April 2020 dan Maret 2021, UKM yang telah memanfaatkan layanan UOB BizSmart mencatat pertumbuhan pendapatan antara 15 hingga 30%, dibandingkan dengan UKM yang belum memanfaatkan layanan tersebut. Hingga Maret 2021, lebih dari 10.000 UKM di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Indonesia telah memanfaatkan UOB BizSmart sejak peluncurannya pada tahun 2016. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

1 hour ago

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

1 hour ago

BEI Prioritaskan 49 Emiten Besar Penuhi Aturan Free Float 15 Persen

Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More

2 hours ago

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025 Capai 5,11 Persen

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More

3 hours ago

Restitusi Pajak 2026 Diperkirakan Rp270 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More

3 hours ago

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal IV-2025 Melesat 5,39 persen

Poin Penting: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025 Indonesia tumbuh 5,39% yoy, lebih tinggi dari kuartal III-2025… Read More

3 hours ago