Ekonomi dan Bisnis

UNTD Kembangkan Sepeda Listrik Berbasis Baterai Lithium, Apa Keunggulannya?

Poin Penting

  • Baterai lithium unggul untuk sepeda listrik karena lebih ringan, berdaya jelajah lebih jauh, umur pakai panjang, serta didukung sistem BMS yang aman dan efisien.
  • Lebih ramah lingkungan dan ideal untuk perkotaan, berkat efisiensi energi tinggi, performa stabil, dan emisi lebih rendah dalam siklus penggunaan.
  • United Bike (UNTD) mengembangkan sepeda listrik baterai lithium sebagai bagian dari komitmen mobilitas berkelanjutan.

Jakarta – Dalam perkembangan sepeda listrik dan e-moped modern, baterai lithium dinilai menjadi teknologi yang paling ideal dan unggul dibandingkan jenis baterai lainnya.

Pasalnya, baterai lithium menawarkan kepadatan energi yang lebih tinggi, bobot yang lebih ringan, serta umur pakai yang lebih panjang.

Hal tersebut juga diklaim membuat sepeda listrik mampu menempuh jarak lebih jauh dalam sekali pengisian daya, tetap nyaman dikendarai, dan lebih efisien untuk penggunaan harian, khususnya di lingkungan perkotaan.

Selain itu, baterai lithium juga dikenal memiliki performa yang stabil, serta dilengkapi sistem manajemen baterai (Battery Management System/BMS) yang berfungsi menjaga keamanan, mencegah overcharge, dan memperpanjang usia pemakaian.

Dari sisi lingkungan, baterai lithium juga lebih ramah karena efisiensi energinya yang tinggi dan emisi yang lebih rendah dalam siklus penggunaan kendaraan listrik.

Baca juga: Genjot Penjualan Sepeda Listrik, Emiten BIKE Andalkan Lini Produk Ini

UNTD Kembangkan Sepeda Listrik Bateri Lithium

Di Indonesia, misalnya, sepeda listrik dan e-moped kini makin mengarah pada penggunaan baterai lithium. Seperti yang dilakukan United Bike, salah satu pabrikan sepeda dan sepeda listrik dalam negeri di bawah naungan PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), memilih untuk turut mengembangkan lini sepeda listrik berbasis baterai lithium.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen United Bike dalam menghadirkan solusi mobilitas modern yang tidak hanya praktis dan stylish, tetapi juga andal dan berkelanjutan.

“Kami melihat baterai lithium sebagai fondasi utama sepeda listrik masa kini. Teknologi ini memungkinkan kami menghadirkan produk dengan performa optimal, daya tahan tinggi, dan pengalaman berkendara yang lebih nyaman bagi konsumen Indonesia,” ujar Andrew Mulyadi, Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk lewat keterangan resminya dikutip 26 Januari 2026.

“Penggunaan baterai lithium juga sejalan dengan visi kami untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik dan mobilitas ramah lingkungan di tanah air,” tambahnya.

Saat ini, United Bike telah memproduksi dan memasarkan berbagai tipe sepeda listrik berbaterai lithium yang dapat digunakan untuk kebutuhan mobilitas harian, rekreasi, hingga gaya hidup urban.

Model-model tersebut hadir dengan desain modern, fitur fungsional, serta performa yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

Baca juga: Aismoli Usulkan 29 November jadi Hari Sepeda Motor Listrik, Ini Alasannya

UNTD sendiri memiliki delapan varian sepeda listrik berbasis baterai Lithium telah beredar di pasaran. Ada Espana TG, Espana V1, Espana E1 dan Milano V1 yang memiliki desain yang simpel dan kasual untuk penggunaan sehari-hari.

Lalu, ada Rugen N1 dan Rugen DX hadir dengan desain yang sporty-modern yang lebih ramping. Lalu, ada Salvador CR yang hadir dengan gaya classic-sport modern hingga Espana V1 edisi BarbieTM, yang merupakan sepeda listrik edisi khusus dengan desain yang lebih feminin dan ceria. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank Andalkan Corporate Banking jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More

5 hours ago

Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Raih Pendapatan Jasa Rp2,79 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More

10 hours ago

Pembiayaan Baru WOM Finance Tembus Rp5,94 Triliun di 2025, Tumbuh 9,35 Persen

Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More

11 hours ago

Kasus Amsal Disorot: Dari Dugaan Mark-Up hingga Implikasi Keuangan Negara

Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More

11 hours ago

RUPS WOM Finance Rombak Pengurus, Kursi Dirut Segera Diisi

Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More

11 hours ago

Pendapatan DCI Indonesia Tumbuh 40,1 Persen Jadi Rp2,5 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More

11 hours ago