Market Update

Unilever Bakal Tebar Dividen Interim Rp3,30 Triliun, Catat Tanggalnya!

Poin Penting

  • Unilever Indonesia membagikan dividen interim 2025 sebesar Rp3,30 triliun atau Rp87 per saham, untuk total 37,98 miliar saham berdasarkan rapat direksi 4 Desember 2025.
  • Dividen bersumber dari laba bersih Januari–September 2025 sebesar Rp3,33 triliun, yang tumbuh 10,6 persen yoy; alokasi untuk investor publik mencapai Rp483,45 miliar.
  • Jadwal dividen: Cum date 12–16 Desember 2025 (tergantung pasar), recording date 16 Desember 2025, dan pembayaran pada 30 Desember 2025.

Jakarta – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengumumkan akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp3,30 triliun. Pembagian dividen ini sudah disepakati dalam rapat direksi pada 4 Desember 2025 lalu.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen Unilever Indonesia menjelaskan bahwa dividen interim tahun buku 2025 tersebut setara Rp87 per saham, dan dibagikan kepada 37,98 miliar saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 16 Desember 2025 pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Strategi Unilever Dorong Pertumbuhan Segmen Premium

Pembagian dividen ini bersumber dari sebagian laba bersih perseroan hingga periode 30 September 2025. Selama sembilan bulan pertama 2025, Unilever Indonesia mampu membukukan laba sebesar Rp3,33 triliun atau tumbuh 10,6 persen year-on-year (yoy).

Dengan penetapan dividen Rp87 per saham tersebut, maka investor publik mendapatkan alokasi dana sebesar Rp483,45 miliar.

Baca juga: Kado Akhir Tahun, BFI Finance Tebar Dividen Interim Rp519,72 Miliar, Catat Tanggalnya!

Jadwal Pembagian Dividen Interim Unilever Indonesia 2025

  • Cum Dividen – Pasar Reguler & Negosiasi: 12 Desember 2025
  • Ex Dividen – Pasar Reguler & Negosiasi: 15 Desember 2025
  • Cum Dividen – Pasar Tunai: 16 Desember 2025
  • Ex Dividen – Pasar Tunai: 17 Desember 2025
  • Recording Date: 16 Desember 2025
  • Pembayaran Dividen: 30 Desember 2025.

Galih Pratama

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

3 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

5 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

5 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

5 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

5 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

6 hours ago