Keuangan

UMP DKI Jakarta 2024 Naik, Iuran BPJS Jamsostek Ikut Naik?

Jakarta – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK menyambut baik penetapan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2024 sebesar Rp5.067.381 atau naik 3,38 persen dibandingkan UMP tahun sebelumnya sebesar Rp4,9 juta. 

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Roswita Nilakurnia mengatakan, pada hakikatnya BPJS Ketenagakerjaan akan mengikuti kebijakan pemerintah yang bertujuan mensejahterakan pekerja.

Baca juga: Naik Rp165 Ribu, UMP DKI Jakarta 2024 jadi Segini

Meski begitu, pihaknya belum dapat menjabarkan kenaikan pemasukan iuran pekerja peserta BP Ketenagakerjaan sebagai dampak kenaikan UMP DKI 2024.

“Kita tidak bisa ngomong itu dulu ya, karena itu kan konteknya masih belum bisa masuk ke ranah itu. Pastinya yang jelas, semuanya berdasarkan penghasilan dan juga regulasi,” katanya di Jakarta, Kamis, 23 November 2023.

Saat disinggung mengenai besaran iuran pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan, Rosita mengatakan hal tersebut telah sesuai dan diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2013.

Baca juga: Begini Cara dan Syarat Pencairan BPJSTK Secara Online

“Kan kita berdasarkan pada nilai persentase, sudah ada ketentuannya. Jadi tinggal mengikuti saja. Tapi mungkin saat ini konteknya belum itu dulu ya,” pungkasnya. 

Seperti diketahui, perhitungan iuran BPJS Ketenagakerjaan karyawan di perusahaan terdiri dari persentase iuran yang dibayarkan oleh perusahaan dan/atau persentase iuran yang dibayarkan oleh karyawan. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

2 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

2 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

4 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

4 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

4 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

4 hours ago