Jakarta – Sebagai penyumbang PDB terbesar di Indonesia, sektor UMKM bisa disebut sebagai tulang punggung perekonomian. Untuk itu, pemerintah telah mengucurkan berbagai bantuan untuk sektor UMKM agar dapat bertahan di tengah pandemi.
Ekonom INDEF Eko Sulistiyanto mengungkapkan, langkah pemerintah memberi stimulus bagi UMKM untuk menangani pandemi sudah tepat. Meskipun demikian, ia meminta pemerintah untuk memperhatikan efisiensi dan kecepatan penyaluran dari bantuan-bantuan tersebut.
“Saya setuju dengan cara pemerintah untuk menyokong UMKM karena bagaimanapun, UMKM tetap menjadi penopang perekonomian Indonesia. Langkah pemerintah sudah tepat, tinggal bagaimana agar lebih efektif,” jelas Eko via diskusi virtual, Selasa, 27 Oktober 2020.
Lebih jauh, Eko mengungkapkan bahwa sektor UMKM adalah sektor yang adaptif dan akan bertahan di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, semakin cepat pandemi dapat teratasi, semakin cepat pula sektor UMKM dan perekonomian Indonesia akan pulih.
“Menggenjot UMKM di pasca pandemi akan menjadi jalan pemulihan yang tepat bagi Indonesia,” ujarnya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More
Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More