Counter Bank; Bisnis kepercayaan. (Foto: Erman)
Dalam kondisi sulit, kepercayaan masyarakat merupakan hal yang paling penting sehingga perlu untuk selalu dijaga. Ria Martati
Jakarta–Menjaga kepercayaan publik pada saat perekonomian sulit perlu dilakukan, agar stabilitas perekonomian terjaga.
Mantan Menteri Keuangan Inggris, Alistair Darling mengatakan, menjaga kepercayaan masyarakat pada sistem perbankan melalui lender of the last resort dan skema penjaminan simpanan sangat penting karena menunjukkan kontrol penuh Pemerintah terhadap situasi yang terjadi.
“Selain itu, kolaborasi kebijakan fiskal dan moneter harus berjalan beriringan untuk menjaga stabilitas ekonomi,” kata dia dalam Seminar “Managing Financial Turbulence” di Jakarta, Selasa 22 September 2015.
Senada, Mantan Wakil Presiden RI Boediono mengatakan, berkaca pada krisis tahun 1997-1998, ketidakpercayaan dari masyarakat menjadi penyebab beberapa bank bangkrut. Awalnya pada November 1997, hanya segelintir bank yang porsi asetnya sekitar 4% dari total bank, yang kemudian kolaps. Namun akibat rumor negatif terhadap perbankan yang tidak bisa menyimpan dana nasabah, hanya dalam empat minggu beberapa bank lainnya ikut bangkrut.
Boediono mengungkapkan, hal terpenting diterapkan untuk mengatasi kondisi saat ini adalah meningkatkan pengetahuan agar bisa lebih tanggap menghadapi krisis. Sementara untuk LPS yang memasuki tahun ke-10, agar lebih meningkatkan kapasitasnya untuk menghadapi turbulensi yang terjadi di masa mendatang.
“Krisis, khususnya krisis keuangan membutuhkan kebijakan yang tepat dan cepat, namun pada umumnya pembuat kebijakan dihadapkan pada birokrasi yang lambat,” kata dia. (*)
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More
Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More