Pelaku UMKM; Masuk bursa. (Foto: Zidni Hasan).
Otoritas Jasa Keuangan akan mengeluarkan pedoman dan petunjuk teknis bagi perusahaan kecil dan menegah yang akan melakukan Go-Public. Rezkiana Nisaputra
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku, akan mempermudah persyaratan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk masuk pasar modal dalam rangka memperoleh alternatif pendanaan jangka panjang dari pasar modal.
Pernyataan tersebut seperti disampaikan Ketua Dewan Komioner OJK, Muliaman D Hadad, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 10 Agustus 2015. “OJK akan mendorong dan membuka kesempatan bagi perusahaan kecil dan menengah untuk menggalang dana di pasar modal,” ujarnya.
Menurutnya dalam waktu dekat, OJK akan mengeluarkan pedoman dan petunjuk teknis bagi perusahaan kecil dan menegah yang akan melakukan Go-Public. Hal ini bertujuan agar UKM dapat memanfaatkan pasar modal Indonesia sebagai tempat memobilisasi dana investasi baik dari dalam maupun luar negeri.
“Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama pedoman dan petunjuk teknis bagi UKM untuk go public sudah bisa disiapkan” tukas Muliaman.
Sebelumnya, Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Choirul Djamhari sempat mengatakan, pihaknya bersama OJK dan Lembaga Keuangan tengah membahas untuk mempermudah UKM untuk masuk ke pasar modal.
“Kami mengkaji lebih mendalam terkait keikutsertaan UKM dalam pasar modal baik ditinjau dari segi peluang, tantangan, hambatan, dan prospek,” tutup Choirul. (*) @rezki_saputra
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More