Ekonomi dan Bisnis

UKM di Papua Perlu Dihidupkan Sejalan Pembangunan Infrastruktur

Jakarta – Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Kontsruksi Indonesia (BPP Gapensi) mengapresiasi pembangunan infrastruktur oleh pemerintahan Jokowi-JK untuk kawasan timur Indonesia (KTI), utamanya Papua.

Gapensi menilai, pembangunan infrastruktur secara masif tersebut dapat mendorong efisiensi dan daya saing Papua ke depan.

“Suka tidak suka, mesti kita akui, saat ini pembangunan infrastruktur sangat masif di Papua. Risiko fiskal dan anggaran negara memang harus ada rezim yang berani tanggung dan mengambil risiko politik. Kalau takut ambil risiko, maka Papua akan terus tertinggal,” ujar Sekretaris Jenderal BPP Gapensi H.Andi Rukman Karumpa di Jakarta, Selasa, 29 Agustus 2017.

Meski demikian, Andi yang juga merupakan pengusaha asal Papua ini mengatakan, pembangunan infrastruktur secara masif tersebut tidak boleh membuat warga asli Papua menjadi terpinggirkan sebab merasa sulit bersaing dengan warga pendatang.

“Warga asli Papua harus diberi perhatian penuh agar mereka mampu menjadi tuan di kampung sendiri dan tidak menjadi penonton di tengah kemajuan pembangunan infrastruktur yang sangat pesat,” ucap Andi.

Oleh sebab itu, Andi mengusulkan agar pemerintah membina warga lokal agar dapat menjadi pelaku UKM disepanjang jalan, bandara, pelabuhan yang baru dibangun.

“Jadi, ada sentra-sentra UKM warga lokal, dimana mereka juga dilatih menjadi pengusaha baru. Sehingga kue pembangunan itu mereka bisa rasakan juga,” ujar Andi.

Harus diakui kebijakan pemerintah pusat sangat berdampak pada efisiensi perekonomian lokal. Misalnya, Presiden Jokowi juga telah menetapkan kebijakan satu harga untuk bensin di Papua.

BBM (Bahan Bakar Minyak) merupakan komoditas paling mahal di Papua. Tahun ini harga termahal itu berakhir.

Secara keseluruhan di kawasan timur Andi mendorong Pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan sebanyak 187 kawasan perbatasan mulai dari Pulau Rondo sampai NTT, termasuk di Skouw, Kota Jayapura, Papua. Bahkan sejumlah Pos Lintas Batas Negara telah diresmikan tahun ini. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

10 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

11 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

17 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

18 hours ago