Sementara, Darmawan Zaini, Chief Technology and Product Officer (CTPO) UangTeman menegaskan bahwa jantung bisnis dari UangTeman adalah teknologi. Sehingga inovasi yang dikembangkan saat ini, menurutnya, bagaimana proses pinjaman dana tunai secara daring di UangTeman tidak akan memakan waktu yang lama dan dapat dengan mudah mengidentifikasi karakteristik setiap calon nasabah yang mengajukan aplikasi pinjaman.
Baca juga: Nilai Transaksi Fintech Capai USD18,64 Miliar
“Teknologi algoritma yang kami miliki sudah menjaga maksimal di depan saat aplikasi masuk sehingga dapat cepat mengetahui apakah bisa disetujui atau tidak. Ini bisa dilihat dari rasio acceptance rate UangTeman, 30 persen disetujui dan sisanya tidak. Sehingga berdampak positif terhadap kredit macet UangTeman yang sampai saat ini masih di bawah 3 persen,” terang Darmawan.
Bahkan, dia melanjutkan, pada tahun ini UangTeman menargetkan dapat mentransfer pinjaman dana tunai sesuai pengajuan ke rekening tabungan nasabah hanya dalam waktu 15 menit. Capaian tersebut, katanya, semakin memudahkan masyarakat untuk memperoleh modal usaha melalui UangTeman karena tanpa adanya jaminan, proses cepat, dan tidak ribet. (*)
Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More
Poin Penting Saham BBTN menguat 3,27 persen ke Rp1.265, menjadi bank BUMN dengan kenaikan year… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More
Poin Penting Penerimaan negara hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8 persen yoy… Read More
Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More
Poin Penting OJK dan BEI perkuat sinergi penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal, termasuk… Read More