Categories: Perbankan

Uang Elektronik OCBC NISP Tunggu Izin BI

Uang elektronik digunakan sebagai sarana melengkapi layanan pada nasabah Usaha Kecil Menengah (UKM). Ria Martati

Jakarta–PT Bank OCBC NISP, Tbk menunggu ijin Bank Indonesia (BI) untuk meluncurkan produk uang elektronik atau e-money. Tahun ini, Perseroan akan mengeluarkan dua produk uang elektronik yaitu uang elektronik dengan server based dan chip based.

“Kita akan luncurkan juga tahun ini kita kerjasama dengan perusahaan telko, yang di chip based ini tahun ini, server based masih tunggu persetujuan BI,” ujar Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja di Jakarta, belum lama ini.

Parwati mengatakan, produk-produk e-money tersebut akan ditawarkan untuk melengkapi solusi bagi nasabah UKM-nya.

“Kita kan sasarannya ukm, juga konsumtif dan korporasi. Tapi kan nasabah kita perlu untuk bayar karyawan, itu kan masif satu pabrik bisa puluhan ibu, kalau satu per satu kan repot, dengan semuanya ada di HP kan semua orang senang,” tambahnya.

Tahun ini, menurutnya, OCBC NISP belum akan memasang target untuk produk uang elektroniknya. (*)

@ria_martati

Paulus Yoga

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

3 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

15 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

16 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

16 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

22 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

23 hours ago