OCBC NISP
Uang elektronik digunakan sebagai sarana melengkapi layanan pada nasabah Usaha Kecil Menengah (UKM). Ria Martati
Jakarta–PT Bank OCBC NISP, Tbk menunggu ijin Bank Indonesia (BI) untuk meluncurkan produk uang elektronik atau e-money. Tahun ini, Perseroan akan mengeluarkan dua produk uang elektronik yaitu uang elektronik dengan server based dan chip based.
“Kita akan luncurkan juga tahun ini kita kerjasama dengan perusahaan telko, yang di chip based ini tahun ini, server based masih tunggu persetujuan BI,” ujar Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja di Jakarta, belum lama ini.
Parwati mengatakan, produk-produk e-money tersebut akan ditawarkan untuk melengkapi solusi bagi nasabah UKM-nya.
“Kita kan sasarannya ukm, juga konsumtif dan korporasi. Tapi kan nasabah kita perlu untuk bayar karyawan, itu kan masif satu pabrik bisa puluhan ibu, kalau satu per satu kan repot, dengan semuanya ada di HP kan semua orang senang,” tambahnya.
Tahun ini, menurutnya, OCBC NISP belum akan memasang target untuk produk uang elektroniknya. (*)
@ria_martati
Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More
Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More