Jakarta — PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) menyatakan optimis atas pencapaian perkembangan bisnis ditahun 2019. Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia, Elin Waty menyampaikan pendapatan premi perusahaan telah menyentuh double digit.
“Kita masih tumbuh sekitar dua digit tapi belum audited. Kalau saya lihat kemarin, tutup desember, kita masih grow dua digit,” ujar Elin di Jakarta, 7 Januari 2020.
Selama tahun 2019, angka pendapatan premi Sun Life masih didominasi oleh premi reguler atau premi berkala sebesar 70 – 80%. Sedangkan, angka pertumbuhan premi baru tercatat mencapai 20%, atau lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Elin menambahkan, angka pertumbuhan premi yang diatas industri didasari oleh pondasi bisnis yang kuat. Sun Life telah membangun pondasi tersebut selama 5 – 6 tahun belakangan. Ke depan, ia berharap dapat mempertahankan pencapaian sebelumnya dan lebih baik lagi di tahun 2020.
“Pertumbuhan kita ini kan didasari fondasi yang cukup kuat. Selama 5 – 6 tahun belakangan, kita telah melakukan banyak hal, seperti meningkatkan pendidikan agent kita, menciptakan produk baru, dan membuka market-market baru. Ketiga hal itu membantu pertumbuhan kami secara keseluruhan,” tutupnya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More
Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More
Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More
Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More