Ilustrasi - Gedung Bank Woori Saudara. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906, Tbk (Bank Woori Saudara) berhasil memperoleh laba sebesar Rp629,17 miliar di sepanjang tahun 2021. Angka tersebut naik 17,38% dibandingkan tahun 2020 yang mencapai sebesar Rp536 miliar.
Adapun pendorong perolehan laba perseroan adalah meningkatnya total penyaluran kredit yang diberikan per 31 Desember 2021 sebesar Rp33,43 triliun. Angka ini tumbuh 13,02% dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp29,58 triliun. Selain itu, dana pihak ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan sebesar 28,96% menjadi Rp23,85 triliun di akhir tahun 2021.
Dengan demikian, BWS juga mampu meningkatkan total asetnya sebesar 15,10%, dari Rp38,05 triliun pada posisi 31 Desember 2020 menjadi Rp43,80 triliun per 31 Desember 2021.
“Meskipun BWS harus menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian sebagai akibat dari pandemi yang berkepanjangan. BWS akan terus fokus untuk bisa menjalankan strategi utama untuk dapat melampaui berbagai pencapaian keuangan maupun non keuangan. BWS menargetkan profit di Tahun 2022 sebesar Rp800 Miliar, meningkat Rp171 Miliar atau 27,2% dibandingkan Tahun 2021,” jelas Edwin Sulaeman, Direktur Bisnis Support Bank Woori, Rabu, 30 Maret 2022.
Ke depan, BWS akan terus berupaya meningkatkan keunggulan bisnis dan operasionalnya, meningkatkan dan memperbaiki infrastruktur dan sistem teknologi informasi serta pengembangan layanan Digital Banking.
Pengembangan digital juga mendukung ekspansi usaha serta meningkatkan sinergi dengan berbagai mitra untuk memberikan manfaat bagi para nasabah BWS. Selain itu, BWS juga akan melakukan perluasan jaringan bisnis diawali dengan pembukaan kantor cabang baru di kota Bandar Lampung pada awal tahun 2022. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More