Jakarta — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (Garuda Indonesia) membidik target kinerja positif pada tutup tahun 2018. Pihaknya pun menyiapkan beberapa strategi khusus guna hadapi libur akhir tahun yang diperkirakan akan mendongkrak bisnis miliknya.
Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra menjelaskan, selain meningkatkan pelayanan penerbangan, pihaknya juga mengaku terus melaksanakan efisiensi.
“Kemarin kita sudah lakukan beberapa hal efisiensi serta perubahan strategi dan sekarang didukung semua pegawai dan mudah mudahan Desember nanti kita positif,” kata Askhara di Jakarta, Jumat 21 Desember 2018.
Garuda juga mengaku akan terus melakukan restrukturisasi sewa pesawat. Tak hanya itu, pihaknya juga mengaku akan terus menggenjot pemasaran dengan pihak ketiga dengan menggandeng beberapa e-commerce dan menerapkan penjualan online.
“Seperti yang tadi saya bilang ada restrukturisasi dan sebagainya, manfaatkan channel dan mereka membayar Garuda sebagai market place,” kata Askhara.
Sebagai informasi, melalui laporan keuangan, hingga kuartal III/2018, Garuda Indonesia membukukan pendapatan usaha US$3,21 miliar. Jumlah tersebut naik dari US$3,11 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.(*)
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More