Tutup Tahun 2018, BCA Genjot Bisnis Kartu Kredit
Jakarta — PT Bank Central Asia Tbk (BCA) optimis dapat menutup tahun 2018 ini dengan kinerja kartu kredit yang memuaskan. Pihaknya pun saat ini membidik angka penerbitan kartu kredit hingga 3,5 juta keping.
Hal tersebut disampaikan oleh Direkur BCA Santoso setelah menghadiri peluncuran kartu Kredit BCA Singapore Airlines KrisFlyer Infinite. Santoso optimis target tersebut dapat tercapai seiring dengan peningkatan transaksi kartu kredit.
“Target pencapaian Desember, hingga Okober saja total kartu kredit kita capai 3,3 juta kita harapkan bisa mencapai 3,5 juta akhir tahun,” kata Santoso di Hotel Kempinski Jakarta, Senin 3 Desember 2018.
Baca juga: BCA Bidik Terbitkan 240.000 Kartu Singapore Airlines Krisflyer
Selain itu, pihaknya juga membidik angka sales volume kartu kredit diangka lebih dari Rp68 triliun hingga akhir tahun 2018 mendatang. Pihaknya optimis bisnis kartu kredit masih terus tumbuh ditengah tren kenaikan suku bunga acuan.
“Untuk sales volume sendiri lebih dari Rp60 triliun, sampai akhir desember estimasi Rp68 triliun itu terget sales volume,” tambah Santoso.
Sebagai informasi saja, BCA mencatatkan portofolio kredit mencapai Rp516 triliun atau tercatat tumbuh 17,3% year on year (YoY). Dalam pencapaian tersebut BCA mencatatkan pertumbuhan kredit usaha yang lebih tinggi, baik pada kredit investasi maupun modal kerja. (*)
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More