Dua orang pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Jumat, 13 Desember 2024, kembali ditutup merosot pada zona merah ke level 7.324,78 atau turun sebanyak 0,94 persen dari dibuka pada level 7.394,23.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 397 saham terkoreksi, 189 saham menguat, dan 206 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 18,33 miliar saham diperdagangkan dengan 1,00 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp12,07 triliun.
Baca juga: Leganya! Jakarta Tidak Terkena Opsen Pajak Kendaraan 66 Persen, Ini Penjelasannya
Lebih lanjut, indeks-indeks dalam negeri turut mengalami pergerakan yang melemah, dengan IDX30 turun 1,05 persen menjadi 443,33, LQ45 merosot 1,05 persen menjadi 865,71, JII turun 0,84 persen menjadi 513,50, dan Sri-Kehati melemah 1,25 persen menjadi 391,74.
Kemudian seluruh sektor turut mengalami pelemahan, antara lain, sektor bahan baku turun 1,64 persen, sektor transportasi merosot 1,29 persen, sektor keuangan melemah 0,96 persen, sektor kesehatan merosot 0,90 persen, sektor teknologi turun 0,81 persen, dan sektor properti melemah 0,76 persen.
Selanjutnya, sektor siklikal merosot 0,73 persen, sektor industrial melemah 0,44 persen, sektor infrastruktur turun 0,31 persen, sektor energi melemah 0,04 persen, dan sektor non-siklikal turun 0,03 persen.
Baca juga: OJK Sebut IHSG Ambles 6,07 Persen per November 2024
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), dan PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM).
Sedangkan saham top losers adalah PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Tira Austenite Tbk (TIRA), dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More
Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More
Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More
Poin Penting KPK menyita Rp6,38 miliar dari OTT kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP… Read More
Poin Penting IHSG menguat di awal perdagangan: Pada pembukaan 12 Januari 2026 pukul 09.04 WIB,… Read More