Ilustrasi: Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina/Istimewa
Jakarta – PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai Senin, 1 Januari 2024. Semua harga BBM nonsubsidi Pertamina kini mengalami penurunan di seluruh SPBU Indonesia.
Menukil laman resmi Pertamina, penyesuaian harga BBM dilakukan dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Adapun harga BBM non subsidi yang mengalami penurunan di antaranya Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, hingga Pertamax Green 95.
Baca juga: Viral! Pertamina Temukan Sumur Minyak di Bekasi, Segini Jumlahnya
Di wilayah Jakarta, misalnya, BBM Pertamax kini dibanderol menjadi Rp12.950 per liter, turun dari sebelumnya Rp13.350 per liter.
Pun demikiam dengan Pertamax Turbo ikut turun menjadi Rp14.400 per liter dari sebelumnya Rp15.350 per liter.
Sementara untuk Dexlite turun menjadi Rp14.550 per liter dari sebelumnya Rp15.550 per liter.
Kemudian, harga Pertamina Dex juga turun menjadi Rp15.100 per liter dari sebelumnya Rp16.200 per liter.
Terakhir, Pertamax Green 95 yang sebelumnya dinanderol Rp14.900 per liter, kini turun menjadi Rp13.900 per liter.
Khusus untuk harga Pertalite dan Solar, harganya tak berubah. Pertalite tetap dibanderol Rp10.000 per liter, dan Solar per liternya Rp6.800.
Baca juga: Sukses Implementasikan ESG, Subholding Upstream Pertamina Raih Proper Emas
Provinsi DKI Jakarta
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More