Market Update

Turun 0,87 Persen, IHSG Ditutup Merosot ke Level 7.448

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (22/8) ditutup pada zona merah ke level 7.448,67 atau melemah 0,87 persen dari dibuka pada level 7.554,59 pada pembukaan perdagangan tadi pagi.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 389 saham terkoreksi, 194 saham menguat, dan 202 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 18,42 miliar saham diperdagangkan dengan 1,08 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp39,59 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks turut mengalami pergerakan yang melemah, dengan IDX30 turun 1,18 persen menjadi 472,98, LQ45 melemah 0,85 persen menjadi 934,36, Sri-Kehati turun 1,26 persen menjadi 418,33, dan JII melemah 0,13 persen menjadi 510,39.

Baca juga: Mirae Asset Rekomendasikan 9 Saham Ini di Tengah Volatilitas Tinggi, Apa Saja?

Lalu, seluruh sektor juga mengalami tren pelemahan, di antaranya adalah sektor infrastruktur turun 1,50 persen, sektor teknologi melemah 1,40 persen, sektor siklikal merosot 1,24 persen, sektor transportasi turun 1,23 persen, sektor keuangan melemah 1,19 persen, dan sektor properti turun 0,90 persen.

Serta, sektor bahan baku merosot 0,83 persen, sektor energi melemah 0,67 persen, sektor kesehatan turun 0,44 persen, sektor non-siklikal melemah 0,35 persen, dan sektor industrial turun 0,19 persen.

Baca juga: Sempat Molor, BEI Pastikan Single Stock Futures Meluncur di September 2024

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO), PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA), dan PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA).

Sedangkan saham top losers adalah PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO), dan PT Golden Flower Tbk (PULA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP), dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

4 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

4 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

7 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

10 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

15 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

16 hours ago