Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (24/2) ditutup melemah ke level 6.747,22 atau turun 0,82 persen dari dibuka pada level 6.803,00.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 25,62 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 729 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,12 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 221 saham terkoreksi, sebanyak 347 saham menguat dan sebanyak 214 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Begini Pergerakan Saham Indeks Infobank15 Selama Sepekan
Selanjutnya, mayoritas sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor bahan baku turun 1,61 persen, sektor infrastruktur merosot 1,55 persen, sektor energi melemah 1,32 persen,dan sektor keuangan merosot 0,95 persen.
Kemudian, sektor properti turun 0,54 persen, sektor kesehatan melemah 0,29 persen, sektor siklikal dan sektor non-siklikal merosot 0,04 persen.
Baca juga: Begini Pergerakan Saham Indeks Infobank15 Selama Sepekan
Sementara itu, sektor sisanya menguat, dengan sektor teknologi meningkat paling tinggi 7,34 persen, sektor transportasi menguat 1,17 persen, dan sektor industrial naik 0,09 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 1,27 persen, Hang Seng Index Hong Kong melemah 0,58 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,11 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More
Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More