Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Kamis, 12 Juni 2025 masih ditutup pada zona merah ke posisi 7.204,37 setelah dibuka di level 7.222,45 atau turun 0,25 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 311 saham terkoreksi, 272 saham menguat, dan 223 tetap tidak berubah.
Sebanyak 29,45 miliar saham diperdagangkan dengan 1,41 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp13,56 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Lanjut Ditutup Merah ke Level 7.210
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga melemah, dengan IDX30 turun 0,56 persen menjadi 421,38, Sri-Kehati melemah 0,37 persen menjadi 371,22, dan LQ45 merosot 0,32 persen menjadi 810,47, dan JII turun 0,89 persen menjadi 507,85.
Lalu mayoritas sektor juga mengalami penurunan, tecermin dari sektor teknologi melemah 1,32 persen, sektor bahan baku merosot 0,95 persen, sektor kesehatan turun 0,66 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,42 persen.
Selanjutnya, sektor energi merosot 0,33 persen, sektor infrastruktur turun 0,17 persen, sektor properti melemah 0,13 persen, dan sektor industrial merosot 0,05 persen.
Baca juga: 103 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.214
Sedangkan sektor sisanya menguat, dengan sektor transportasi meningkat 1,32 persen, sektor siklikal naik 0,12 persen, dan sektor keuangan menguat 0,02 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL).
Sedangkan saham top losers adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ), dan PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)
Editor: Yulian Saputra
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More