Jakarta – Bank Jago terus berupaya merekrut karyawan atau SDM yang ahli dalam berbagai hal. CEO Bank Jago, Karim Siregar mengungkapkan perusahaan saat ini menggunakan SDM hybrid, yaitu mereka yang memiliki keahlian dalam bidang perbankan dan mereka yang ahli dalam bidang teknologi.
“Talenta di Bank Jago adalah hybrid atau campuran, dari bankers yang memahami risk, balance sheet dan sebagainya, serta digital professional yang mengerti digital technology. Dua jenis talenta ini lah yang akan bersinergi dan memberikan produk dan layanan terbaik kepada nasabah,” jelas Karim pada paparan virtualnya, Kamis, 26 Januari 2022.1
Lebih jauh, Karim mengungkapkan, SDM dan budaya yang baru adalah hal yang paling dibutuhkan ketika membangun bank digital. Ia mengungkapkan, Bank Jago selalu menanamkan pola pikir customer-centric kepada setiap karyawan dan jajaran manajemennya.
“Kultur perbankan yang baru harus kita bangun untuk memprovide semua layanan perbankan dengan sebuah app membutuhkan cara berpikir dan mindset yang berbeda,” ujarnya.
Hingga saat ini, Bank Jago tercatat memiliki 4 kantor cabang yang terletak di Jakarta dan Bandung. Kantor-kantor ini diharapkan akan mampu membantu memenuhi kebutuhan nasabah Bank Jago. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More